Senin, 20 Juli 2026
Logo

Pemkot Tangsel Persilahkan Aksi Demonstrasi, Wali Kota Benyamin Davnie Harap Tidak Ada Perusakan Fasum

Senin, 1 Sep 2025 | 18:14 WIB
Situasi di gedung DPRD Kota Tangsel hingga pukul 13.00 WIB masih terpanatu sepi, Senin (1/9).
Situasi di gedung DPRD Kota Tangsel hingga pukul 13.00 WIB masih terpanatu sepi, Senin (1/9).

JawaPos.com - Di tengah maraknya aksi demonstrasi di sejumlah wilayah, terutama Jakarta, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah antisipatif.


Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi undang-undang, namun dia mengingatkan agar aksi tidak disertai tindakan anarkis.

"Kalau ada kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan pendapatnya, monggo, silakan. Tapi saya berharap tidak ada perusakan terhadap fasilitas umum dan tidak ada tindakan represif dari aparat," tegas Benyamin di Puspemkot Tangsel, Ciputat, (1/9).

Dia juga mengingatkan warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang tidak jelas. Serta meminta para RT dan RW untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing.

"Saya dorong RT/RW untuk melakukan siskamling. Kalau ada anak-anak muda yang belum pulang, tolong segera konfirmasi ke polisi atau Babinkamtibmas," tuturnya.

Benyamin menyampaikan, situasi secara umum di Tangsel masih kondusif, meski sempat terjadi insiden penjarahan di rumah sejumlah tokoh masyarakat. Seperti Nafa Urbach dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang berdomisili di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren. 

"Memang ada penjarahan di beberapa rumah tokoh masyarakat kita. Tapi semalam sudah saya cek, dan alhamdulillah kondisinya kini aman," ujarnya.

Menanggapi rencana aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Tangsel, Benyamin menyatakan pihaknya siap menerima massa aksi. Menurutnya, penyampaian pendapat bukan hal tabu. 

"Tapi tolong bantu kami, jangan sarana publik yang sudah dibangun dengan pajak masyarakat ini menjadi terganggu," ujarnya.

Terkait kegiatan belajar-mengajar, Benyamin memastikan tidak ada penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara massal. Hanya beberapa sekolah di sekitar lokasi demonstrasi yang mengalihkan pembelajaran ke sistem daring.

"Cuma beberapa SD di dekat Batan dan satu SMP yang PJJ, karena lokasinya dekat dengan titik aksi. Sekolah lain tetap berjalan normal," lanjutnya.

Benyamin juga memastikan tidak menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Tangsel. Seluruh layanan pemerintahan tetap beroperasi seperti biasa.

"ASN tetap kerja seperti biasa, nggak ada WFH. Semua berjalan normal," pungkas Benyamin. 


Artikel Terkait

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

Rekomendasi tempat makan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang sangat cocok untuk menikmati makan siang dengan suasana nyaman dan pilihan menu yang beragam.

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di Provinsi Banten pada periode 08 – 13 April 2026.

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan pindah kantor efektif mulai 30 Maret 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia