Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Kondisi Air di Situ Cangkring Berubah Jadi Keruh dan Bau, DLH Kota Tangsel Telusuri Penyebabnya

Rabu, 27 Ags 2025 | 10:25 WIB
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Tangerang Deni Kuntjoro meninjau bantaran Situ Cangkring, Kecamatan Periuk, Senin (25/8).
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Tangerang Deni Kuntjoro meninjau bantaran Situ Cangkring, Kecamatan Periuk, Senin (25/8).

JawaPos.com - Kota Tangerang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang tengah menyelidiki penyebab perubahan kandungan air di Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk.


Perubahan warna air yang menjadi keruh kehijauan disertai bau tidak sedap diduga akibat bangkai ikan yang mengambang di permukaan.

Keluhan dari masyarakat mulai muncul dua pekan terakhir. Awalnya, masyarakat melaporkan kejadian itu kepada DLH Kota Tangerang terkait temuan ikan mati di Situ tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, DLH Kota Tangerang melakukan verifikasi lapangan pada 13 Agustus 2025, termasuk pengujian awal terhadap kadar pH atau tingkat keasaman dalam air.

Tidak hanya itu, pada 14 Agustus, DLH Kota Tangerang melibatkan tim khusus mengambil sampel air untuk dilakukan uji laboratorium lebih lanjut. Tujuannya untuk memastikan kandungan air di Situ Cangkring.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Tangerang Deni Kuntjoro menyampaikan, pihaknya telah meninjau bantaran Situ Cangkring pada 25 Agustus, kemarin. Petugas DLH masih menelusuri pemicu perubahan kandungan dalam air Situ Cangkring dan akan memberikan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran dari perusahaan yang berdiri di bantaran Situ.

"Limbah produksi juga kami telusuri. Kami sudah verifikasi ke lima perusahaan. Kalau ada indikasi pembuangan limbah, pasti kita tindak," tegas Deni.

Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, DLH juga akan mengambil sampel air tanah dari sumur milik warga yang tinggal di sekitar Situ Cangkring. Hal ini untuk memastikan keamanan air konsumsi dan menjawab keresahan warga.

"Kita juga akan ambil sampel dan uji laboratorium air tanah yang dikonsumsi warga setiap hari. Sebagai bentuk perlindungan dan respons terhadap kekhawatiran mereka," imbuh Deni.


Artikel Terkait

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

Rekomendasi tempat makan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang sangat cocok untuk menikmati makan siang dengan suasana nyaman dan pilihan menu yang beragam.

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di Provinsi Banten pada periode 08 – 13 April 2026.

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan pindah kantor efektif mulai 30 Maret 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia