Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Nasib Kerja Sama Penanganan Sampah Alami Kendala Serius, Pemkot Tangsel Tunggu Keputusan Pemkab Pandeglang

Jumat, 22 Ags 2025 | 15:59 WIB
Ilustrasi - Tumpukan sampah di TPA Cipeucang, Serpong.
Ilustrasi - Tumpukan sampah di TPA Cipeucang, Serpong.

JawaPos.com - Kerja sama penanganan sampah antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menghadapi kendala serius.


Sejumlah warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Pandeglang, menolak keras rencana pengiriman 500 ton sampah per hari dari Tangsel ke wilayah mereka.

Penolakan warga memuncak dalam bentuk aksi demonstrasi sejak awal Agustus. Bahkan, massa membawa dan menumpahkan sampah ke halaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang pada Kamis (7/8), lalu kembali menggelar aksi serupa di kantor Bupati Pandeglang pada Selasa (12/8) dan Rabu (20/8).

Merespons situasi itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan masih menunggu sikap resmi dari Pemkab Pandeglang.

"Berlanjut atau tidak saya menunggu sinyal dari Pemkab Pandeglang. Apakah kerja sama ini akan dilanjutkan dengan situasi kondisi yang seperti ini atau akan diputuskan? Saya monggo-monggo aja," kata Benyamin di Puspemkot Tangsel, Ciputat, kemarin (21/8).

Setelah penandatanganan perjanjian kerjasama penanganan sampah antara Pemkot Tangsel dan Pemkab Pandeglang pada Jum'at, 25 Juli 2025 lalu, sampai saat ini Pemkot Tangsel belum ada komunikasi lagi. Benyamin menunggu Pemkab Pandeglang menyelesaikan terlebih dahulu persoalan dengan warga setempat.

"Belum ada komunikasi lagi. Saya masih menunggu, mungkin Pemkab Pandeglang masih menyelesaikan problem di lapangan," tutur Benyamin. 

Benyamin mengungkapkan, Tangsel sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat untuk membuang sampah ke Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo, Kabupaten Bogor. Di lokasi tersebut, sampah akan diolah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar industri semen.

"Jalan masuk ke sana hanya sekitar 4 km dari tol, tidak melewati pemukiman warga. Lahannya pun sangat luas, bisa menampung hingga 2.300 ton sampah per hari," paparnya.

Saat ini, Pemkot Tangsel tengah menjajaki kembali kelanjutan kerja sama dengan Pemprov Banten dan Pemprov Jawa Barat. Benyamin berharap, kerja sama pengolahan sampah dengan TPPAS Lulut Nambo bisa dilanjutkan.

Terlebih, pembicaraan dengan pihak Jawa Barat sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan sebelum adanya MoU penanganan sampah antara Pemkot Tangsel dengan Pemkab Pandeglang.

 

"Saya berharap kerja sama dengan Pemprov Banten untuk pengolahan sampah di Lulut Nambo ini bisa kita lanjutkan. Ini intensif akan kita terus bahas bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten," imbuh Benyamin.


Artikel Terkait

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

10 Rekomendasi Tempat Makan Siang di Tangsel yang Enak dan Nyaman

Rekomendasi tempat makan di Tangerang Selatan (Tangsel) yang sangat cocok untuk menikmati makan siang dengan suasana nyaman dan pilihan menu yang beragam.

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

BMKG Tangsel Imbau Masyarakat Waspada! Potensi Hujan Lebat hingga 13 April 2026

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat di Provinsi Banten pada periode 08 – 13 April 2026.

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Efektif 30 Maret 2026! Disdukcapil Tangsel Pindah Kantor ke Cilenggang, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Adminduk

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan pindah kantor efektif mulai 30 Maret 2026.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia