Target Empat Persen! Tangsel Genjot Konsumsi dan Investasi Swasta, Wali Kota Benyamin Davnie: Memastikan Stok Sembako Tersedia

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 4 persen pada tahun 2025. Target tersebut ditetapkan berdasarkan capaian triwulan I tahun 2025 yang tercatat di angka 3,62 persen, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tangsel.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, menjaga konsumsi masyarakat menjadi kunci utama mendorong pertumbuhan ekonomi. Dia menyebut beberapa strategi yang akan dilakukan pemkot untuk mengejar target tersebut.
"Yang paling penting adalah memastikan stok sembako tersedia dengan baik di tengah masyarakat. Ini untuk menjaga daya beli. Selain itu, bantuan sosial seperti PKH dan program lainnya harus segera disalurkan, terutama bagi warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) supaya mempertahankan daya beli masyarakat," kata Benyamin, (22/8).
Benyamin juga menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan. Pemkot, kata dia, terus membuka ruang investasi dan mempermudah perizinan, terutama bagi usaha mikro dan kecil.
"Investasi tak harus skala besar. Kalau ada yang mau buka rumah makan dan menyerap 5 sampai 10 tenaga kerja, itu juga kita dorong. Izin kita permudah, agar ekonomi lokal tetap bergerak," terangnya.
Pasar tradisional pun tak luput dari perhatian. Menurut Benyamin, pasar harus menjamin kualitas dan keamanan produk yang dijual, termasuk soal masa kedaluwarsa dan kebersihan.
Sektor belanja pemerintah daerah (government spending) juga akan dioptimalkan. Menurutnya, belanja daerah bisa mendorong daya beli masyarakat yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Meski begitu, Benyamin mengakui bahwa capaian 4 persen bukan perkara mudah. Karena pertumbuhan ekonomi sekarang juga dipengaruhi faktor global.
"Saya berharap bisa 4 persen tahun ini, karena pertumbuhan 0,5 persen juga itu bukan kerja yang gampang. Saya berharap semua instrumen yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Tangerang Selatan ini berjalan lancar. Investasi sektor swasta, baik PMA mau PMDN, government spending, belanja masyarakat, tingkat konsumsi rumah tangga, dan sebagainya," pungkasnya.






