Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Pemkot Tangsel Tingkatkan Pengawasan Beras Oplosan, Pilar Saga Ichsan Gelar Koordinasi dengan Bulog

Jumat, 25 Jul 2025 | 10:13 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel saat melakukan sidak ketersediaan bahan pokok di Pasar Delapan, Alam Sutera, Serpong Utara.
Wakil Wali Kota Tangsel saat melakukan sidak ketersediaan bahan pokok di Pasar Delapan, Alam Sutera, Serpong Utara.

JawaPos.com - Maraknya temuan beras oplosan di sejumlah daerah membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meningkatkan kewaspadaan. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan memastikan bahwa pengawasan terhadap peredaran beras akan diperketat.


"Kami sudah meminta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel untuk terus mengawasi kualitas dan stabilitas sembako. Baik di pasar modern maupun tradisional," kata Pilar, kemarin (24/7).

Dia menyampaikan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bulog, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dan kepolisian agar tidak terjadi penyebaran beras oplosan di wilayah Tangsel. Langkah konkret berupa inspeksi mendadak (sidak) akan digencarkan.

"Sidak dilakukan bukan seremoni. Petugas langsung turun ke pasar dan supermarket untuk ambil sampel. Kalau ditemukan (beras oplosan), akan langsung ditindaklanjuti dan ditelusuri produsennya," terangnya.

Meski sejauh ini belum ditemukan kasus beras oplosan di Tangsel, Pilar tetap menginstruksikan agar dinas terkait meningkatkan pengawasan. Pihaknya akan memanggil DKP3 dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel untuk menyampaikan hasil sidak.

"Sidak ini sebenarnya rutin dilakukan oleh dinas. Tapi dengan adanya masalah ini akan kami lakukan lebih sering lagi dan lebih masif untuk kontrol dalam beberapa bulan ke depan terkait masalah beras oplosan," lanjutnya.

Untuk meredam kekhawatiran masyarakat, pihaknya juga melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan pangan. Bukan hanya beras, tapi bahan pangan lain seperti ayam, daging, dan jajanan pasar turut diperiksa kandungan kimianya.

"Kami ingin pastikan seluruh pangan yang beredar aman, termasuk beras. Kalau ditemukan beras oplosan, masyarakat akan langsung kami beri tahu lokasi temuannya," tuturnya.

Menurut Pilar, sebagian besar pedagang sebenarnya tidak mengetahui jika beras yang mereka jual merupakan beras oplosan. Mereka hanya menerima dari produsen dan tidak memiliki alat untuk tes.

"Pedagang hanya memasarkan. Kalau memang ditemukan, kami lakukan penelusuran produsennya dan menghentikan peredaran di Tangsel," pungkasnya.


Artikel Terkait

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Segera Jadi PTNBH Pertama di Bawah Kemenag, SDM dan Aset Sudah Siap

UIN Jakarta ditargetkan menjadi PTNBH pertama di bawah Kemenag tahun ini. Rektor memastikan UKT tetap dan SDM serta aset telah siap.

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Remaja Tangsel, Terindikasi Tawuran di Terminal Pondok Cabe

Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menangkap empat remaja dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat.

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

KPK Bergerak di Tangsel! Saksi Kasus Bea Cukai Mangkir Pemeriksaan, Sudah Amankan 6 dari 17 Orang Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut seorang saksi bernama Wahab dari Cahaya Pro tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia