Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Menyimak Macam dan Pengertian Literasi, Mulai Baca Tulis, Numerasi, hingga Finansial
I
Penulis: Ibnu Baihaqi❯

JawaPos.com - Kemampuan literasi menjadi semakin penting seiring perkembangan zaman, sehingga bisa memilah informasi yang didapatkan dan memahami konteks suatu isu.
Pada awalnya literasi hanya mencakup kemampuan menulis, membaca, dan numerasi. Namun United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menambahkan kemampuan mengidentifikasi, memahami, menginterpretasikan, menciptakan, dan mengomunikasikan sesuatu.
Kemampuan literasi dapat ditingkatkan dengan metode tertentu, bergantung pada jenis literasinya. Berikut jenis literasi serta cara meningkatkannya, dilansir dari situs bimbingan belajar Aku Pintar.
1. Literasi Baca Tulis
Kemampuan literasi yang pertama mencakup pemahaman isi tulisan, baik tersirat maupun tersurat. Berikut cara pengembangannya.
a. Memperbanyak bacaan, entah itu pengetahuan atau sekadar hiburan
b. Melakukan diskusi terhadap topik yang dibaca, sehingga dapat memperdalam pemahaman
2. Literasi Numerasi
Literasi jenis ini mencakup penggunaan angka maupun simbol yang terkait dalam penyelesaian masalah sehari-hari. Cara meningkatkan literasi numerasi sebagai berikut.
a. Memberikan contoh penggunaan atau aplikasi suatu rumus matematika dalam kehidupan.
b. Belajar menginterpretasikan suatu grafik
3. Literasi Sains
Literasi sains mencakup pemahaman tentang fenomena alam dan sosial, serta membuat keputusan secara ilmiah. Metode meningkatkan literasi sains sebagai berikut.
a. Melakukan percobaan berdasarkan teori sains
b. Belajar membangun argumen berdasarkan bukti ilmiah, bukan emosi.
4. Literasi Digital
Jenis literasi yang sangat penting di era modern ini mencakup etika dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Berikut cara mengembangkan literasi digital.
a. Belajar untuk lebih kritis terhadap informasi yang didapatkan.
b. Berdiskusi tentang etika digital, seperti ketika berkomentar, atau menyebarkan informasi.
5. Literasi Finansial
Literasi finansial mencakup penerapan konsep, risiko, keterampilan, dan motivasi dalam konteks finansial. Berikut cara meningkatkan literasi pengelolaan uang ini.
a. Belajar cara membuat anggaran keuangan.
b. Berdiskusi tentang masalah finansial seperti investasi, tabungan, maupun pinjaman.
6. Literasi Budaya dan Kewargaan
Jenis literasi yang terakhir ini mencakup tentang identitas diri, serta memahami hak dan kewajiban. Sedangkan cara meningkatkannya sebagai berikut.
a. Belajar menyampaikan pendapat atau sudut pandang terhadap suatu topik yang terkait dengan budaya dan sebagainya.
b. Mempelajari nilai-nilai empati dengan cara melakukan pengabdian masyarakat, contoh mudahnya kerja bakti.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement
