Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Keracunan Makanan! Kenali Gejala, Cara Mengatasi, serta Langkah Pencegahannya

R
Penulis: Rita Salsabilla❯
Ilustrasi seseorang keracunan makanan
Ilustrasi seseorang keracunan makanan

JawaPos.com – Keracunan makanan adalah masalah serius yang tidak boleh dianggap remeh. Penting untuk mengetahui cara mengatasi keracunan makanan, karena kondisi ini bisa berbahaya jika tidak ditangani dengan baik secara cepat.


Advertisement

Makanan atau minuman yang tidak diolah atau disimpan dengan baik bisa terkontaminasi kuman yang menghasilkan racun dan dapat terjadi pada siapa saja. Melansir Alodokter, mari simak informasi seputar gejala hingga cara penanganan keracunan makanan.

Gejala Keracunan Makanan

Gejala keracunan makanan dapat muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, berikut beberapa gejala umum keracunan makanan:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sakit perut dan kram
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Lemas dan kelelahan
  • Dehidrasi

Baca Juga: Ngaku Pencinta Kopi? Kenali Dulu Tiga Jenis Kopi Ini: Arabika, Robusta, dan Liberika

Advertisement

Cara Mengatasi Keracunan Makanan

Untuk mengatasi keracunan makanan di rumah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, di antaranya sebagai berikut:

  • Beri tubuh anda istirahat yang cukup untuk memulihkan diri, dan jika diperlukan minumlah air jahe untuk membantu meredakan mual.
  • Minum banyak cairan untuk mengganti cairan yang hilang akibat muntah dan diare, seperti air putih, oralit, atau minuman elektrolit.
  • Mulai dengan makanan ringan seperti pisang, nasi, roti, atau crackers saat anda mulai merasa lebih baik.
  • Hindari kafein, alkohol, makanan berlemak atau pedas, dan produk susu hingga pulih sepenuhnya.
  • Gunakan obat antidiare atau antimual sesuai anjuran dokter jika diperlukan.
  • Konsumsi probiotik untuk membantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di usus.

Jika gejala keracunan makanan tidak kunjung membaik, segera temui dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Tanda-tanda yang perlu diwaspadai termasuk gejala yang berlangsung lebih dari tiga hari. Diikuti dengan dehidrasi parah seperti mulut kering dan pusing, demam tinggi di atas 38,5 derajat celsius, diare berdarah, kesulitan menelan atau berbicara, hingga mengalami penglihatan kabur.

Advertisement

Pencegahan Keracunan Makanan

Pencegahan keracunan makanan sangat penting untuk menjaga kesehatan anda dan keluarga. Berikut adalah beberapa pencegahan yang wajib anda simak:

  • Mencuci tangan secara teratur, terutama sebelum menangani makanan.
  • Pastikan untuk memasak makanan hingga matang sempurna dan menyimpannya pada suhu yang tepat agar terhindar dari pertumbuhan bakteri.
  • Hindari makanan yang dicurigai tidak higienis atau sudah kedaluwarsa.
  • Cuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi, dan berikan edukasi diri dan keluarga mengenai keamanan dan kebersihan makanan.

(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Jangan Anggap Remeh, Ini 7 Gejala Kekurangan Protein yang Bikin Tubuh Gampang Sakit

Jangan Anggap Remeh, Ini 7 Gejala Kekurangan Protein yang Bikin Tubuh Gampang Sakit

Ada beberapa gejala kekurangan protein yang perlu Anda cermati agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer