Jumat, 17 Juli 2026
Logo

PKB Minta Semua Pihak Berhenti Saling Menyalahkan, Hadapi Bencana dengan Gotong Royong

Selasa, 23 Des 2025 | 17:22 WIB
Banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, pada Senin malam (13/11) merusak sejumlah infrastruktur dan menyebabkan seorang balita tewas. (BPBD Kabupaten Aceh Tenggara)
Banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, pada Senin malam (13/11) merusak sejumlah infrastruktur dan menyebabkan seorang balita tewas. (BPBD Kabupaten Aceh Tenggara)

JawaPos.com - Ketua Bidang Komunikasi Informasi Teknologi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr Ahmad Iman Sukri mengingatkan pentingnya persatuan dan gotong royong untuk penanganan pasca banjir di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut). Bukan malah saling melemahkan dalam mengatasi bencana.


"Persatuan dan gotong royong menjadi dua kata kunci dalam penanganan bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut, bukan malah saling melemahkan," ujarnya dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Selasa (23/12).

Ahmad Iman berkata, konsep gotong royong merupakan konsep sosial ajaran nenek moyang bangsa Indonesia. Zaman dahulu, kata dia, gotong royong dilakukan seluruh elemen, tanpa melihat pangkat dan jabatan. Semua bahu membahu untuk mencapai hasil yang diinginkan demi kepentingan bersama.

"Nilai gotong royong menjadi bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia yqng melambangkan solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan. Untuk penanganan pasca banjir di Sumatera dan Aceh dibutuhkan gotong royong, semua elemen bergerak, tidak saling melemahkan," bebernya.

Menurut Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) itu, konsep sosial gotong royong mulai terlupakan. Padahal, ada empat kandungan penting dalam bergoyang. Pertama, mempererat tali persaudaraan, meringankan beban, meningkatkan kerukunan dan meningkatkan efisiensi.

"Melemahkan bukan konsep bangsa ini. Menumbuhkan rasa kekeluargaan dan persatuan di tengah masyarakat itu baru konsep kita," ujar Ahmad Iman.

Ahmad Iman mengingatkan bahwa para korban banjir dukungan moril dan materil. Jangan lagi mereka disuguhi berita-berita yang membuat mental mereka ambruk.

"Saatnya seluruh elemen bersantu, jangan lagi saling serang, saling menyalahkan, saling merasa paling bisa membantu. Rendahkan ego kita semua untuk membantu saudara kita di Aceh, Sumbar dan Sumut," papar Ahmad Iman Syukri.

Ahmad Iman berkata, PKB paham betul kondisi yang terjadi di lapangan. Bagaimana korban banjir membutuhkan bantuan air bersih, makanan, selimut, bahkan rumah tinggal. Bagaimana balita membutuhkan susu, vitamin dan makanan penunjang lainnya.

"Ini semua tidak bisa terselesaikan kalau kita tidak bersatu. Jangan lagi kita meributkan hal-hal yang berdampak negatif bagi korban banjir. Sekali lagi kita harus fokus membantu saudara-saudara kita," ucapnya.

Kata Iman, pemerintah saat ini bekerja sepenuh hati menangani persoalan pelik pasca banjir bandang. TNI, Polri, BNBP, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan rakyat bahu membahu membantu korban banjir.

"Bahkan, PKB dengan badan sayap partai bekeria siang-malam membantu saudara-aaudara kita di Aceh, Sumbar dan Sumut. Itu semua kita lakukan untuk menolong saudara-saudara kita," ucapnya.

Sementara para petugas PLN dan Pertamina terus berjibaku untuk memastikan pasokan energi tercukupi di wilayah terdampak bencana.

"Kita turunkan ego untuk membantu saudara kita di Aceh, Sumbar dan Sumut," pungkasnya.

 

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie

Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie

Satgas PRR Serahkan Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie, Aceh.

Percepatan Pemulihan Pascabencana, Menko PMK Pratikno Serahkan Bantuan Stimulan Tahap II Rp 86,1 Miliar di Bireuen-Aceh

Percepatan Pemulihan Pascabencana, Menko PMK Pratikno Serahkan Bantuan Stimulan Tahap II Rp 86,1 Miliar di Bireuen-Aceh

Menko PMK Pratikno serahkan bantuan Rp 86,1 miliar untuk perbaikan rumah rusak di Bireuen, Aceh, sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.

Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan

Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia