Senin, 20 Juli 2026
Logo

Percepat Pembenahan Drainase di Kemiri Muka, Wawali Chandra Rahmansyah Minta Camat Beji Lakukan Hal Ini

Senin, 15 Des 2025 | 20:51 WIB

 

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, meninjau saluran air di sepanjang daerah Kemiri Muka yang kerap banjir.
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, meninjau saluran air di sepanjang daerah Kemiri Muka yang kerap banjir.

JawaPos.com - Pemerintah Kota Depok mempercepat pembenahan sistem drainase di kawasan Jalan Kemiri Muka, Gang Kedondong, RW 12, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji. Langkah ini ditempuh sebagai upaya mengurangi risiko genangan sekaligus meningkatkan daya dukung lingkungan di tengah cuaca ekstrem yang kerap terjadi.


Pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penertiban bangunan liar yang berdiri di atas saluran air hingga normalisasi aliran drainase. Pekerjaan tersebut ditargetkan tuntas pada Januari 2026, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan yang saat ini masih berada dalam musim hujan.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan proses penataan berjalan sesuai arahan Wali Kota Depok, Supian Suri. Dia menekankan pentingnya membuka kembali saluran air yang selama ini tertutup bangunan tidak semestinya.

“Bangunan liar yang menutupi saluran air harus dibenahi hari ini. Kita buka supaya kita memiliki infrastruktur yang berketahanan iklim, yang bisa beradaptasi dengan perubahan iklim yang sedang terjadi,” ujarnya di sela kegiatan bersih-bersih bersama KLH RI.

Menurut Chandra, penataan di lapangan akan dikendalikan langsung oleh Camat Beji dengan melibatkan Satpol PP Kota Depok untuk proses penertiban. Dia berharap pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu agar tidak menimbulkan persoalan baru saat intensitas hujan meningkat.

“Saya berharap Januari sudah selesai, karena ini masih musim hujan. Jangan sampai nanti masuk puncak musim hujan, salurannya masih mati,” ujar Chandra.

Dia juga mengingatkan, saluran air yang tidak berfungsi tidak hanya memicu banjir, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi warga sekitar.

“Dan tadi banyak saluran air yang nggak berjalan, ini membahayakan untuk kesehatan juga,” tegasnya.

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

Ruang Amal Indonesia Bekali Perempuan Literasi Keuangan, Gandeng IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life

Ruang Amal Indonesia Bekali Perempuan Literasi Keuangan, Gandeng IFG Life, Inhealth, dan DPLK IFG Life

50 perempuan pelaku UMKM mengikuti pelatihan dan literasi keuangan yang diselenggarakan oleh Ruang Amal Indonesia

Pantau Harga Pangan Jelang Imlek dan Ramadan, TPID Depok Pastikan Warga Tak Panik Belanja

Pantau Harga Pangan Jelang Imlek dan Ramadan, TPID Depok Pastikan Warga Tak Panik Belanja

Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Depok memastikan harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadan.

Komisi I DPRD Jawa Barat Tanggapi Susutnya Kawasan Resapan Air di Depok, Pembangunan Berbasis Ekologi Jadi Sorotan

Komisi I DPRD Jawa Barat Tanggapi Susutnya Kawasan Resapan Air di Depok, Pembangunan Berbasis Ekologi Jadi Sorotan

Kota Depok menghadapi tantangan serius terkait menyusutnya kawasan resapan air akibat pembangunan. Anggota DPRD soroti keseimbangan.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia