Minggu, 2 Agustus 2026
Logo

Tangerang Waspada Banjir! Kepala BPBD Imbau Antisipasi Curah Hujan Tinggi dan Cuaca Ekstrem, Ciledug dan Larangan Paling Terdampak

Minggu, 16 Nov 2025 | 13:26 WIB
Ilustrasi - BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel serta unsur kewilayahan melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang mogok di lokasi banjir.
Ilustrasi - BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel serta unsur kewilayahan melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang mogok di lokasi banjir.

JawaPos.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten menyebutkan sebagian besar wilayah kecamatan berada pada kategori potensi banjir rendah seiring peningkatan curah hujan.


Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, di Tangerang, Minggu mengatakan BMKG telah menyampaikan info terkait adanya peningkatan curah hujan memasuki pertengahan bulan November.

"Kami telah keluarkan imbauan dan kesiapsiagaan kepada setiap wilayah untuk mengantisipasi berbagai kondisi terutama potensi banjir," kata Mahdiar.

Sebaran wilayah dengan potensi banjir kategori rendah mencakup Kecamatan Batuceper, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karang Tengah, Karawaci, Larangan, Pinang, dan Tangerang.

Kondisi ini dapat berkembang menjadi genangan jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, terutama di kawasan dengan kapasitas drainase terbatas.

Sementara itu, cuaca ekstrem diprediksi terjadi pada Dasarian II dan III November dengan puncak potensi pada tanggal 20 hingga 24 November 2025.

Dua wilayah yang diperkirakan mengalami dampak lebih signifikan adalah Kecamatan Ciledug dan Larangan, di mana hujan lebat, angin kencang, dan potensi petir diprediksi lebih sering terjadi.

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan memastikan kondisi lingkungan tetap bersih dari sampah, terutama saluran air dan drainase.

Langkah kesiapsiagaan dinilai penting untuk meminimalkan dampak yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan cuaca dan menyampaikan informasi terbaru melalui kanal resmi.

"Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat, serta segera melapor ke petugas apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar" katanya.

 

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

Tinjau Titik Banjir dan Longsor di Tangsel, Pilar Saga Ichsan Genjot Pemasangan Long Storage hingga Normalisasi Sungai

Tinjau Titik Banjir dan Longsor di Tangsel, Pilar Saga Ichsan Genjot Pemasangan Long Storage hingga Normalisasi Sungai

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turun langsung meninjau sejumlah titik banjir dan longsor di wilayahnya yang terjadi akibat intensitas hujan signifikan akhir-akhir ini. 

Banjir Tangerang! BPBD Sebut 9 Wilayah Terdampak Air Bah hingga 150 Cm, Warga Cipondoh Mengungsi

Banjir Tangerang! BPBD Sebut 9 Wilayah Terdampak Air Bah hingga 150 Cm, Warga Cipondoh Mengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten menyebutkan sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian dari 40 sentimeter hingga 150 sentimeter.

Komisi I DPRD Jawa Barat Tanggapi Susutnya Kawasan Resapan Air di Depok, Pembangunan Berbasis Ekologi Jadi Sorotan

Komisi I DPRD Jawa Barat Tanggapi Susutnya Kawasan Resapan Air di Depok, Pembangunan Berbasis Ekologi Jadi Sorotan

Kota Depok menghadapi tantangan serius terkait menyusutnya kawasan resapan air akibat pembangunan. Anggota DPRD soroti keseimbangan.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia