Jumat, 17 Juli 2026
Logo

600 Rumah Warga Tangerang Disurvei Kualitas Air Minum, Dinkes Harapkan Dukungan Masyarakat

Kamis, 4 Sep 2025 | 08:00 WIB
Tim survei mendatangi rumah warga untuk mengambil sampel air minum yang digunakan.
Tim survei mendatangi rumah warga untuk mengambil sampel air minum yang digunakan.

JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melaksanakan Survei Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) Tahun 2025. Sebanyak 600 rumah warga akan disurvei kualitas air minumnya.


Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan, kegiatan ini dilakukan oleh tenaga sanitasi puskesmas di berbagai wilayah. Tujuannya adalah memantau dan mengevaluasi kualitas air minum yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Survei tersebut merupakan langkah proaktif pemerintah untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui air, seperti diare, tifus, dan kolera. 

Tim survei mendatangi rumah-rumah warga untuk mengambil sampel air minum dan menggali informasi terkait pengelolaan air.

"Tim secara bertahap mengunjungi 600 rumah tangga yang tersebar di 10 puskesmas. Di setiap rumah, petugas mengambil sampel air serta mewawancarai warga mengenai kebiasaan pengelolaan air minum. Data yang dikumpulkan meliputi aspek fisik, kimia, dan mikrobiologi air," terang Dini, (3/9).

Menurut Dini, akses terhadap air yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi adalah hak dasar setiap warga. Melalui SKAMRT, pihaknya ingin memastikan air yang dikonsumsi masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan.

"Hasil survei akan menjadi data penting sebagai dasar bagi Dinkes dalam menyusun kebijakan dan intervensi kesehatan lingkungan. Dengan gambaran yang akurat mengenai tantangan kualitas air, program edukasi dan intervensi diharapkan bisa lebih terfokus dan efektif," lanjutnya.

Pihaknya pun meminta seluruh masyarakat untuk mendukung program itu. Masyarakat diharapkan memberikan informasi yang akurat kepada tim survei. Dengan kerja sama yang baik, maka bisa mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang lebih sehat dan terlindungi dari risiko penyakit akibat air tercemar. 

Editor : Hendra
Bagikan:

Artikel Terkait

Polda Metro Jaya Petakan Wilayah Paling Rawan Kriminalitas, Tangerang Tertinggi Pencurian Kendaraan Bermotor

Polda Metro Jaya Petakan Wilayah Paling Rawan Kriminalitas, Tangerang Tertinggi Pencurian Kendaraan Bermotor

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memetakan wilayah dengan tingkat kerawanan kriminalitas tertinggi untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas)

Bupati Tangerang Buka Suara, Moch Maesyal Rasid Jelaskan 52 Jiwa Korban dari TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Buka Suara, Moch Maesyal Rasid Jelaskan 52 Jiwa Korban dari TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasid menambahkan, atas terjadinya perluasan ini terdapat 52 jiwa terdampak dari asap kebakaran tersebut. Sebagai menindaklanjuti situasi itu pemerintah daerah telah melakukan evakuasi

Helikopter Kembali Padamkan TPA Jatiwaringin Tangerang, BNPB Lakukan Water Bombing

Helikopter Kembali Padamkan TPA Jatiwaringin Tangerang, BNPB Lakukan Water Bombing

Armada helikopter water bombing jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten,

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia