9 Alasan Mengapa Orang dengan ADHD Cenderung Jatuh Cinta Terlalu Cepat Menurut Psikologi

JawaPos.com - Psikologi menjelaskan bahwa orang dengan ADHD memiliki kecenderungan kuat untuk jatuh cinta terlalu cepat dibanding kebanyakan orang pada umumnya.
Otak mereka cenderung mengarah pada limerence, perasaan cinta yang intens, yang membuat hubungan stabil terasa kurang menarik dibanding gejolak emosional.
Studi tahun 2025 menemukan bahwa pasangan dengan ADHD melaporkan tingkat kepuasan hubungan yang lebih rendah dibandingkan pasangan pada umumnya.
Dilansir dari laman YourTango pada Senin (27/7), inilah sembilan alasan mengapa orang dengan ADHD jatuh cinta terlalu cepat berdasarkan sudut pandang psikologi yang perlu dipahami.
1. Mencari Sensasi Dopamin dari Rasa Suka yang Baru
Fase awal hubungan atau masa bulan madu menawarkan lonjakan dopamin instan yang sangat didambakan oleh otak orang dengan ADHD.
Koneksi dan kisah cinta singkat ini bisa memicu dopamin yang terasa seperti hadiah, meski hubungan tersebut tidak selalu sehat.
Sama seperti kecenderungan lainnya, orang dengan ADHD bisa berkembang menjadi sangat bergantung pada sensasi ini demi kepuasan dan validasi.
2. Cepat Menjadi Terobsesi dengan Seseorang






