8 Ciri Kepribadian Orang yang Kurang Kasih Sayang di Masa Kecil Menurut Psikologi

JawaPos.com - Masa kecil yang kurang kasih sayang dapat berdampak besar pada perkembangan kepribadian seseorang di masa dewasa. Pengalaman emosional di usia dini membentuk cara seseorang berinteraksi, menjalin hubungan, hingga mengelola emosi.
Orang yang tumbuh tanpa cukup kasih sayang dari orang tua atau lingkungan cenderung menunjukkan tanda-tanda tertentu dalam kepribadian mereka.
Dilansir dari laman Geediting.com pada Sabtu (25/7), diterangkan bahwa ada delapan ciri kepribadian orang yang kurang kasih sayang di masa kecil mereka menurut psikologi.
1. Kemandirian yang Ekstrem
Orang-orang yang kurang mendapat kasih sayang di masa kecil seringkali tumbuh menjadi pribadi yang sangat mandiri hingga ke titik ekstrem. Kemandirian ini bukanlah sebuah pilihan yang mereka ambil dengan sukarela, melainkan mekanisme bertahan hidup yang terbentuk sejak dini.
Mereka telah belajar bahwa mereka hanya bisa mengandalkan diri sendiri, sehingga cenderung mengisolasi diri dan lebih memilih kesendirian dibanding bersosialisasi dengan orang lain. Meski terlihat seperti kekuatan di permukaan, sebenarnya ini adalah topeng yang menutupi ketakutan mendalam akan kerentanan dan penolakan.
2. Pergulatan dengan Harga Diri
Mereka yang tumbuh tanpa afeksi yang cukup sering bergumul dengan masalah harga diri yang kompleks. Keraguan akan nilai diri sendiri muncul karena minimnya validasi emosional yang mereka terima saat masih kecil.
Perasaan tidak penting dan tidak berharga ini bisa mengakar begitu dalam hingga mempengaruhi cara mereka memandang dan menilai diri sendiri di masa dewasa. Kondisi ini membuat mereka cenderung mengecilkan prestasi sendiri dan selalu mempertanyakan apakah mereka layak mendapatkan hal-hal baik dalam hidup.






