Minggu, 19 Juli 2026
Logo

7 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Kepala saat Puasa agar Ibadah Tetap Lancar

Rabu, 4 Mar 2026 | 17:06 WIB
Ilustrasi cara mengatasi sakit kepala saat berpuasa (Freepik)
Ilustrasi cara mengatasi sakit kepala saat berpuasa (Freepik)

JawaPos.com - Menjalankan ibadah Ramadhan seringkali dibarengi dengan munculnya rasa sakit kepala akibat perubahan metabolisme tubuh. Kurang cairan, pola tidur yang berantakan, serta fluktuasi gula darah adalah penyebab utamanya. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini tentu akan menghambat aktivitas dan kekhusyukan ibadah Anda.

Data dari WHO dan Mayo Clinic sepakat bahwa dehidrasi serta faktor psikologis seperti stres adalah pemicu umum gangguan kesehatan ini. Agar Ramadhan tetap berjalan lancar, penting bagi kita untuk tahu cara menanganinya dengan benar.

Mengutip dari laman Harvard Medical School, berikut 7 langkah praktis mengatasi sakit kepala saat berpuasa:

1. Pastikan Asupan Cairan Cukup saat Berbuka dan Sahur

Dehidrasi adalah penyebab umum sakit kepala saat puasa. Tubuh yang kekurangan cairan akan memicu rasa nyeri di kepala.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, menjaga hidrasi membantu mencegah berbagai gangguan kesehatan ringan termasuk sakit kepala. Terapkan pola minum bertahap dari berbeda hingga sahur.

Jadi minumlah air putih secara perlahan dan teratur. Hindari minuman manis berlebihan karena dapat memicu lonjakan gula darah. 

2. Jangan Lewatkan Sahur

Melewatkan sahur dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah. Kondisi ini sering memicu sakit kepala di siang hari.

Harvard Medical School menjelaskan bahwa kadar gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala. Intinya sahur membantu menjaga kestabilan energi.

3. Kurangi Konsumsi Kafein secara Bertahap

Bagi yang terbiasa minum kopi setiap hari, menghentikan konsumsi secara mendadak bisa menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini umum terjadi di awal Ramadhan.

Menurut NIH, penghentian kafein mendadak dapat menyebabkan sakit kepala sementara. Karena itu, kurangi asupan kopi secara bertahap sebelum Ramadhan.

4. Atur Pola Tidur yang Cukup

Kurang tidur selama Ramadhan sering terjadi karena sahur dan tarawih. Padahal, kekurangan tidur dapat memicu sakit kepala.

Sleep Foundation menyebutkan bahwa gangguan tidur berkaitan dengan peningkatan risiko sakit kepala. Jadi usahakan tidur lebih awal setelah tarawih.

5. Hindari Paparan Sinar Matahari Berlebihan

Cuaca panas dapat memperburuk dehidrasi dan memicu sakit kepala. Terutama jika aktivitas dilakukan di luar ruangan. Menurut Cleveland Clinic,paparan panas berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala.

Oleh sebab itu, gunakan pelindung seperti topi atau payung saat keluar rumah jika cuacanya sedang panas. Selain itu, batasi aktivitas berat di bawah terik matahari.

6. Lakukan Relaksasi dan Peregangan Ringan

Stres dan ketegangan otot leher dapat memicu sakit kepala. Ramadhan sering diwarnai aktivitas tambahan yang meningkatkan kelelahan. APA menjelaskan bahwa teknik relaksasi dapat membantu mengurangi ketegangan dan stres.

Intinya peregangan ringan dapat meredakan nyeri sakit kepala. Jadi luangkan waktu beberapa menit untuk bernapas dalam dan meregangkan otot. Aktivitas ini bisa dilakukan sebelum berbuka atau setelah tarawih.

7. Perhatikan Pola Makan saat Berbuka

Berbuka dengan makanan terlalu manis atau berlemak bisa memicu lonjakan gula darah. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit kepala setelah makan.

Jadi, hindari langsung mengonsumsi gorengan berlebihan. Pilih menu berbuka puasa sehat seperti sup ayam atau sayur bening.


Artikel Terkait

4 Sunnah Berbuka Puasa yang Mendatangkan Pahala dan Keberkahan Ramadhan

4 Sunnah Berbuka Puasa yang Mendatangkan Pahala dan Keberkahan Ramadhan

Simak 4 sunnah berbuka puasa sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW, mulai dari konsumsi kurma hingga kekuatan doa yang menenangkan jiwa.

7 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan Menurut Al-Quran dan Hadis

7 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan Menurut Al-Quran dan Hadis

Simak 7 hal yang membatalkan puasa Ramadhan berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis, mulai dari makan hingga hukum merokok.

Anti Lemas! Ini 7 Makanan Tinggi Protein untuk Menjaga Massa Otot Selama Puasa Ramadhan

Anti Lemas! Ini 7 Makanan Tinggi Protein untuk Menjaga Massa Otot Selama Puasa Ramadhan

Bingung cara menjaga massa otot saat puasa? Simak 7 rekomendasi makanan tinggi protein, mulai dari dada ayam hingga quinoa.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia