Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Jangan Salah Kaprah! Ini 5 Mitos Penyebab Ketombe yang Sering Menyesatkan

Selasa, 23 Des 2025 | 16:04 WIB

Ilustrasi ketombe (Dok. Freepik)
Ilustrasi ketombe (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Ketombe merupakan salah satu masalah rambut paling umum yang menyebabkan kulit kepala bersisik dan gatal. Selama ini, banyak yang meyakini bahwa kotoran di kepala ini muncul semata-mata karena pola makan atau kurangnya kebersihan. Padahal, ketombe sebenarnya disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor yang kompleks.


Sayangnya, banyak mitos yang beredar justru menghalangi kita untuk melakukan perawatan kulit kepala dengan tepat. Memahami penyebab aslinya adalah langkah awal untuk menemukan solusi yang efektif dan permanen.

Melansir dari English Jagran, berikut adalah lima mitos tentang ketombe yang harus segera Anda berhenti percayai:

Mitos 1: Ketombe Muncul karena Jarang Mencuci Rambut

Faktanya: Banyak orang mencuci rambut setiap hari namun tetap mengalami ketombe. Hal ini membuktikan bahwa frekuensi keramas bukanlah penyebab utama.

Ketombe lebih berkaitan dengan pertumbuhan jamur alami yang berlebih di kulit kepala yang memicu peradangan, bukan sekadar masalah seberapa sering Anda mencuci rambut.

Mitos 2: Kulit Kepala Kering adalah Penyebab Utama

Faktanya: Serpihan putih akibat kulit kepala kering biasanya terjadi karena kurangnya kelembapan. Namun, ketombe yang membandel justru sering kali muncul pada kulit kepala berminyak.

Produksi minyak yang berlebih menjadi "makanan" bagi jamur alami untuk tumbuh subur, sehingga kulit kepala menjadi gatal, bersisik, dan serpihannya cenderung menempel karena minyak.

Mitos 3: Ketombe Hanya Muncul pada Rambut Kotor dan Berminyak

Faktanya: Anggapan bahwa ketombe hanya menyerang rambut berminyak adalah keliru. Orang dengan kulit kepala kering pun bisa mengalaminya.

Munculnya ketombe lebih sering dipicu oleh sensitivitas kulit kepala, ketidakseimbangan jamur, faktor stres, hingga perubahan cuaca yang ekstrem.

Mitos 4: Ketombe Bisa Menular

Faktanya: Berbeda dengan kutu rambut, ketombe tidak dapat menular dari satu orang ke orang lain. Ketombe adalah kondisi personal yang terjadi akibat pertumbuhan berlebih jamur alami di kulit kepala sendiri, ketidakseimbangan produksi minyak, atau sensitivitas terhadap produk perawatan rambut tertentu.

Mitos 5: Ketombe Disebabkan oleh Pola Makan yang Buruk

Faktanya: Meski makanan berminyak atau gula sering disalahkan, penyebab utamanya tetaplah jamur dan produksi minyak di kulit kepala.

Memang benar bahwa kekurangan seng, vitamin B, atau omega-3 dapat membuat kulit kepala lebih rentan teriritasi, namun memperbaiki pola makan hanya bersifat membantu mengurangi risiko, bukan menghilangkan ketombe sepenuhnya secara instan.


Artikel Terkait

Bukan Cuma Ambisius, Ini 6 Sisi Lain Kepribadian Capricorn yang Mengejutkan

Bukan Cuma Ambisius, Ini 6 Sisi Lain Kepribadian Capricorn yang Mengejutkan

Capricorn dikenal gila kerja dan perfeksionis. Simak 6 fakta tersembunyi kepribadian Capricorn, mulai dari standar tinggi hingga loyalitasnya yang luar biasa.

Cegah Lemas saat Ramadhan! Simak 6 Fakta Gizi Kurma yang Menjaga Energi Anda

Cegah Lemas saat Ramadhan! Simak 6 Fakta Gizi Kurma yang Menjaga Energi Anda

Temukan 6 fakta gizi kurma, mulai dari sumber energi instan, serat untuk pencernaan, hingga antioksidan pelindung tubuh di sini.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia