Senin, 20 Juli 2026
Logo

Waspada Mobil Rentan Karat di Musim Hujan! Kenali Penyebab dan Begini Solusi untuk Mencegahnya

Rabu, 15 Jan 2025 | 13:00 WIB

Karat di body mobil
Karat di body mobil
JawaPos.com - Musim hujan sering kali menjadi tantangan berat bagi kendaraan, terutama pada mobil. Genangan air, cipratan lumpur, hingga air hujan yang bersifat korosif dapat mempercepat munculnya karat pada bodi dan bagian penting mobil.


Jika tidak ditangani dengan baik dan segera, karat ini tidak hanya merusak tampilan kendaraan, tetapi juga mengancam keselamatan karena bisa melemahkan kerangka dan mesin pada mobil.

Karat merupakan masalah umum yang dapat merusak mobil, baik dari segi penampilan maupun dapat membuat body mobil keropos. Karat terjadi akibat reaksi kimia atau oksidasi antara besi dengan air dan oksigen.

Pada penjelasan kali ini, kita akan membahas bagian mobil yang rawan terkena karat, faktor penyebabnya, langkah pencegahan, hingga solusi terbaik untuk mengatasi karat.

Pastikan mobil anda tetap dalam kondisi prima meski dihadapkan pada cuaca ekstrim yang tak bersahabat! Berikut penjelasannya dilansir dari laman Toyota Astra.

Baca Juga: Kenali Ragam Teknologi Mobil Hybrid: HEV, PHEV, MHEV, Pilihan Tepat Kendaraan Efisien dan Ramah Lingkungan

Bagian Mobil yang Rawan Karat

Terdapat beberapa bagian mobil yang rawan terkena karat, di antaranya:

1. Kolong Mobil (Sasis/Rangka): Bagian ini sering terkena cipratan air dan kotoran saat melintasi jalanan basah, terutama saat musim hujan, sehingga rentan mengalami korosi.

2. Engsel Pintu: Bagian jalur air di engsel sering kali basah dan mudah muncul karat bila tidak dibersihkan.

3. Atap dan Ruang Mesin: Bagian atap sering terlupakan setelah terkena hujan, salah satu penyebabnya adalah gelembung yang dapat dipastikan sebagai karat. Sementara ruang mesin juga bisa dipenuhi kotoran dari area kaki-kaki depan.

Faktor Penyebab Karat pada Mobil

Penyebab karat pada mobil bukan hanya disebabkan karena musim hujan, terdapat beberapa faktor lain, di antaranya:

1. Air Hujan: Kandungan air mineral tinggi dan sifat korosifnya dapat mengikis lapisan cat, terutama di daerah dengan polusi udara yang tinggi dan tercampur ke dalam air hujan.

2. Proses Cuci Mobil: Disebabkan kualitas air tanah yang bermineral tinggi, alat pembersih abrasif, dan cairan pencuci yang salah bisa mengikis lapisan pelindung cat.

3. Body lecet: Goresan atau baret ringan yang dibiarkan dapat menjadi pintu masuk atau penyebab utama terjadinya karat, sehingga perlu segera diperbaiki di bengkel.

Cara Mencegah Karat di Mobil

1. Cuci Mobil dengan Tepat: Dapat dilakukan dengan rutin mencuci mobil, hindari lokasi di bawah terik matahari, di bawah pohon, atau di malam hari. Gunakan kain kanebo untuk mengeringkan dan kain microfiber untuk membersihkan kotoran yang masih tertinggal.

2. Gunakan Peralatan dan Air yang Sesuai: Pilih sikat plastik, pembersih non-abrasif, dan air yang berkualitas baik. Bersihkan secara menyeluruh, termasuk bagian kolong mobil yang rentan terkena karat.

3. Periksa secara Rutin: Periksa bodi mobil untuk mendeteksi potensi karat, seperti noktah merah di permukaan logam yang mengelupas saat dikerok. Meski memiliki lapisan pelindung, pastikan perawatan mobil tetap dilakukan secara rutin agar lapisan tidak cepat terkikis.

Solusi Mengatasi Karat pada Body Mobil

1. Gunakan paint protection dengan menambahkan lapisan pelindung cat untuk mencegah pengikisan lapisan pelindung asli akibat usia dan perawatan yang kurang optimal.

2. Lapisi ulang anti-karat dengan fokus pada area di bawa dek, kaki-kaki mobil, ruang mesin, bagian dalam spakbor, di dalam ruang mesin, dan dan panel pintu. Lakukan di bengkel resmi agar mendapat hasil yang lebih maksimal.

Editor : Candra Mega Sari
Sumber : toyota.astra.co.id
Bagikan:

Artikel Terkait

5 Cara Membuat Deodoran Alami dari Bahan Dapur, Lebih Aman untuk Kulit Sensitif!

5 Cara Membuat Deodoran Alami dari Bahan Dapur, Lebih Aman untuk Kulit Sensitif!

Ingin bebas bau badan saat musim hujan tanpa iritasi? Temukan 5 cara praktis membuat deodoran alami dari bahan dapur seperti soda kue hingga lidah buaya yang aman untuk kulit sensitif di sini!

Siap-siap! BPBD DKI Jakarta Ungkap Puncak Musim Hujan Jakarta Diprediksi Maret 2026

Siap-siap! BPBD DKI Jakarta Ungkap Puncak Musim Hujan Jakarta Diprediksi Maret 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta memprediksi puncak musim hujan 2026 terjadi pada bulan Maret.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia