Selasa, 4 Agustus 2026
Logo

7 Tips Aktivitas Taman Bermain yang Membantu Anak Belajar Membaca dengan Menyenangkan

Senin, 13 Jan 2025 | 09:30 WIB
Ilustrasi seorang anak membaca buku sambil ditemani orang tua di taman bermain
Ilustrasi seorang anak membaca buku sambil ditemani orang tua di taman bermain

JawaPos.com – Belajar membaca sejak dini penting untuk membantu anak mengembangkan kemampuan bahasa dan menemukan kepercayaan diri. Lingkungan yang mendukung pembelajaran ini bisa diciptakan di taman bermain melalui berbagai aktivitas kreatif.


Membaca adalah kemampuan mengenali dan memahami simbol tertulis untuk menyampaikan pesan. Proses ini melibatkan pengenalan huruf, kata, dan kalimat yang dirangkai menjadi informasi bermakna.

Seperti Komunitas Penolak Hukum Alam (PHA) Crew menggelar kegiatan perpustakaan jalanan pada Minggu (12/1) di Taman Kebon Rojo, Jombang, Jawa Timur, dengan menyediakan beragam bacaan menarik dan aktivitas mewarnai gratis untuk anak-anak. Acara ini menggabungkan belajar dan bermain, memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak untuk mengeksplorasi minat baca si kecil.

Taman bermain memberikan lingkungan yang santai sehingga pembelajaran terasa lebih menyenangkan. Aktivitas di luar ruangan juga merangsang motorik anak, meningkatkan konsentrasi, dan mengajak mereka belajar secara aktif.

Berikut 7 tips aktivitas taman bermain yang membantu anak belajar membaca dengan menyenangkan dilansir dari laman Fun-play oleh JawaPos.com, Minggu (12/1):

1. Membaca Buku di Luar Ruangan

Lingkungan taman bermain dapat digunakan sebagai tempat membaca yang nyaman. Berikan anak ruang untuk membaca buku sambil bersantai di udara terbuka.

Guru atau orang tua dapat memimpin membaca bersama sambil menunjukkan cara melacak teks dengan jari. Suasana berbeda ini menciptakan pengalaman belajar yang lebih segar.

Dorong anak mencoba membaca kalimat secara bergantian. Kegiatan ini meningkatkan kepercayaan diri dan rasa cinta terhadap membaca.

2. Pengenalan Huruf Besar

Memanfaatkan papan alfabet besar dan warna-warni untuk mengenalkan huruf kepada anak. Aktivitas ini melibatkan anak untuk menunjuk atau membaca huruf tertentu.

Huruf besar dan mencolok mempermudah anak memahami bentuk alfabet. Guru atau orang tua dapat meminta anak menunjukkan huruf sambil menyebutkan nama atau suaranya.

Teknik ini cocok untuk pengenalan dasar alfabet. Kombinasi visual dan aktivitas fisik membantu pemahaman lebih cepat.

2. Permainan Lompat Huruf

Permainan melibatkan karpet atau penanda berisi huruf-huruf. Anak melompat dari satu huruf ke huruf lain untuk membentuk kata.

Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga melatih keterampilan membaca dan koordinasi motorik. Dengan bimbingan, anak dapat belajar ejaan sederhana seperti nama mereka.

Cara ini membuat anak lebih aktif dan fokus selama belajar. Ciptakan suasana kompetitif sehat untuk memotivasi.

3. Membuat Huruf dengan Tubuh

Gunakan tubuh anak untuk membentuk huruf sebagai bagian dari aktivitas kelompok. Permainan ini melibatkan gerakan dan imajinasi.

Sebagai contoh, anak bisa bekerja sama membentuk kata dengan tubuh mereka. Aktivitas ini mengasah kreativitas, kerja sama, dan mempermudah anak mengingat bentuk huruf.

Guru dapat memilih huruf yang lebih mudah untuk dipraktekkan. Kegiatan ini membuat anak belajar sambil bersenang-senang.

4. Fonetik dengan Permainan Interaktif

Ajarkan bunyi fonetik dengan alat bantu atau permainan. Sediakan alat seperti gambar yang dapat diinjak untuk menghasilkan bunyi tertentu.

Anak diminta membuat kata dari bunyi-bunyi yang tersedia. Dengan pendekatan ini, anak lebih cepat memahami hubungan antara huruf dan bunyi.

Aktivitas ini meningkatkan kosakata dan melatih pengucapan. Interaksi bersama teman membuat proses belajar lebih menarik.

6. Permainan Mencari Huruf

Sembunyikan huruf atau kata tertentu di taman bermain untuk dicari anak-anak. Minta mereka menyebutkan huruf atau kata yang ditemukan.

Permainan ini memadukan eksplorasi dan pembelajaran membaca. Gunakan tema tertentu seperti nama binatang atau warna.

Aktivitas ini menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar. Berikan penghargaan untuk menambah motivasi.

7. Bernyanyi dengan Lirik Huruf

Ajak anak-anak menyanyikan lagu yang melibatkan huruf atau kata. Lagu seperti alfabet klasik membantu pengenalan huruf secara ritmis.

Sertakan lirik pada papan tulis agar anak dapat membaca sambil bernyanyi. Aktivitas ini memperkuat ingatan sekaligus membuat proses belajar lebih menyenangkan.

Kombinasi musik dan teks merangsang minat belajar. Lagu dengan gerakan juga mengasah kemampuan fisik anak.

Taman bermain dalam pembelajaran membaca menciptakan suasana santai dan interaktif yang menyenangkan bagi anak. Kegiatan yang dirancang secara menarik ini membantu anak memahami membaca secara alami dan penuh keceriaan.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
Sumber : Instagram @pha.crew, fun-play.co.uk
Bagikan:

Artikel Terkait

226 Anak Jadi Korban Kekerasan, DP3AKB Sebut Akibat Konflik dengan Orang Tua

226 Anak Jadi Korban Kekerasan, DP3AKB Sebut Akibat Konflik dengan Orang Tua

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Banten mencatat sebanyak 226 anak menjadi korban kekerasan psikis sepanjang tahun 2025, yang sebagian besar dipicu oleh konflik.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia