Jumat, 17 Juli 2026
Logo

Mencoba Masker Tanah Liat Alias Clay Mask, Solusi Efektif Meredakan Peradangan dan Minyak di Wajah

Sabtu, 26 Okt 2024 | 16:30 WIB

Ilustrasi dua orang perempuan memakai clay mask. (Dok. Freepik)
Ilustrasi dua orang perempuan memakai clay mask. (Dok. Freepik)


JawaPos.com – Clay mask atau masker dengan bahan dasar tanah liat ternyata memiliki manfaat yang baik untuk kulit berjerawat dan kulit berminyak. Dengan kandungan atau formula yang terdapat dalam clay mask dapat menyerap minyak (sebum) berlebih pada wajah serta mengecilkan pori-pori.

Minyak yang berlebih serta pori-pori yang membesar dapat menyebabkan kemunculan jerawat pada wajah. Minyak dapat membuat pori-pori di wajah semakin membesar, ketika pori-pori tersumbat dengan kulit mati dan bakteri akhirnya akan menyebabkan jerawat muncul.

Karena hal tersebut, clay mask dapat dijadikan salah satu langkah perawatan kulit untuk mengurangi minyak berlebih dan mengecilkan pori-pori para pejuang acne dan kulit berminyak.

Meskipun kehadiran clay mask memberikan banyak manfaat untuk kulit berminyak dan berjerawat. Clay mask juga dapat digunakan oleh kulit kering dan sensitif, hanya saja diperlukan formula yang spesifik agar wajah tidak menjadi terlalu kering.  

Manfaat Clay Mask untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak

  1. Mengangkat Minyak dan Sel Kulit Mati

Sebelumnya disebutkan bahwa clay mask memiliki kelebihan yang dapat menyerap minyak serta mengangkat sel-sel kulit mati yang menjadi salah satu pemicu munculnya jerawat.

Salah satu tanah liat yang menjadi bahan dasar clay mask yaitu bentonite yang membuat clay mask dapat secara maksimal mengangkat minyak dan sel kulit mati pada wajah. Tidak hanya itu, bentonite juga memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi sehingga cocok juga untuk para pejuang acne.

Bagi yang memiliki wajah berminyak dan berjerawat sangat direkomendasikan untuk memiliki clay mask yang memiliki kandungan bentonite untuk mengurangi minyak dan bakteri penyebab jerawat di wajah.

  1. Mengencangkan Pori-pori

Pori-pori yang membesar dan tersumbat oleh sel kulit mati dan bakteri menjadi pemicu peradangan jerawat pada wajah. Untungnya, clay mask memiliki kelebihan untuk menyerap minyak dan kotoran pada wajah yang menyebabkan pori-pori semakin membesar.

Dengan rutin menggunakan clay mask, kotoran dan minyak pada pori-pori akan terangkat serta membantu pori-pori kembali kencang dan tidak terlihat.

  1. Menghilangkan Noda Bekas Jerawat

Para pejuang acne pasti selalu memiliki masalah yang satu ini. Ketika jerawat sudah sembuh biasanya akan ada noda bekas jerawat berwarna hitam yang juga mengganggu penampilan. Untungnya terdapat satu kandungan pada clay mask yang dapat membantu para pejuang acne untuk menghilangkan noda bekas jerawat.

Ketika mencari clay mask untuk noda bekas jerawat, sangat direkomendasikan untuk memilih clay mask yang memiliki kandungan niacinamide. Kandungan yang satu ini dikenal memiliki manfaat yang dapat membantu mencerahkan serta menghapus noda bekas jerawat dari wajah.

  1. Meredakan Kemerahan atau Peradangan

Tidak hanya untuk wajah berjerawat dan berminyak, clay mask juga dapat digunakan jika memiliki wajah kering dan sensitif. Permasalahan umum yang sering dialami oleh seluruh jenis kulit yaitu berupa wajah yang iritasi atau memerah karena peradangan, untungnya clay mask datang untuk membantu.

Jika iritasi, kemerahan, dan peradangan menjadi masalah utama di wajah, pilihlah clay mask yang memiliki kandungan centella asiaticamugwort, aloe vera, allantoin, atau green tea. Kandungan yang disebutkan memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan pada wajah serta menenangkan kulit iritasi.

Cara Menggunakan Clay Mask

Clay mask memang dikenal memiliki manfaat menyerap minyak berlebih pada wajah serta mengatasi beberapa faktor yang memicu munculnya jerawat. Namun penggunaan clay mask juga perlu diperhatikan karena terdapat efek samping yang mungkin dapat membuat wajah menjadi tidak nyaman.

Selain mengangkat minyak, clay mask juga dapat membuat wajah menjadi terlalu kering jika waktu penggunaannya terlalu lama. Sebaiknya penggunaan clay mask didiamkan selama 10 – 15 menit saja dan dipakai sebanyak satu atau dua kali dalam seminggu. Jika sudah didiamkan selama kurang lebih 15 menit, clay mask harus dibilas dengan baik.

Dibalik itu, walaupun dapat digunakan juga oleh kulit kering dan sensitif, ada baiknya mengujinya terlebih dahulu untuk mengetahui terdapat efek samping atau tidak. Untuk menguji clay mask, dapat dilakukan dengan mengolesnya ke area kulit lain. Jika muncul kemerahan dan gatal, baiknya tidak melanjutkan penggunaan clay mask.

 

Editor : Hendra
Sumber : Alodokter, MyBest.id, Halodoc
Bagikan:

Artikel Terkait

5 Mitos Jerawat yang Sering Salah Kaprah, Ternyata Ini Fakta Medisnya!

5 Mitos Jerawat yang Sering Salah Kaprah, Ternyata Ini Fakta Medisnya!

Lima mitos dan fakta seputar jerawat yang wajib Anda ketahui, lengkap dengan panduan untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia