Sejak abad ke-16, para ulama telah berperan penting dalam memperkenalkan Islam di daerah yang dulunya mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu. Berikut ini 10 wisata religi meliputi makam ulama dan tempat ziarah yang berada di wilayah Banten, melansir dari laman Blue Bird Group dan Sinarmas Land pada Selasa (4/3).
1. Makam Syekh Mas Masa'ad
Syekh Mas Masa'ad merupakan salah satu ulama yang berperan dalam penyebaran Islam di wilayah Solear, Tangerang. Beliau mendirikan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam dan dikenal sebagai sosok yang bijaksana. Makamnya terletak di kompleks pesantren yang kini menjadi tujuan wisata religi dan selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.
Lokasi: Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.
2. Makam Keramat Panjang
Makam ini dikenal dengan ukurannya yang mencapai panjang 9 meter dan lebar 1,5 meter. Sosok yang dimakamkan di sini diyakini sebagai ulama penyebar Islam yang tidak menyebutkan namanya hingga akhir hayatnya. Makam ini berada di dalam kompleks masjid dengan plang bertuliskan "Masjid Makam Keramat Panjang" sebagai penanda lokasi.
Lokasi: Jalan Raya Cituis No.5, Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.
3. Makam Ki Buyut Janir
Makam Ki Buyut Janir terletak di Desa Legok, Tangerang. Ulama ini diyakini berasal dari Cirebon dan berperan dalam penyebaran Islam di wilayah Legok. Salah satu keunikan makam ini adalah adanya pohon Kopo yang tumbuh dari dalam tanah makam. Masyarakat setempat percaya bahwa jika batang pohon ini patah menandakan akan terjadi peristiwa besar atau bencana.
Lokasi: Perum Legok Permai Cluster Idesia Blok I2/A2, Legok, Tangerang.
4. Kompleks Pemakaman Kesultanan Banten
Kawasan ini merupakan area pemakaman dari para Kesultanan Banten, seperti Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Zainul Abidin, dan lainnya. Selain sebagai tempat ziarah, kompleks ini juga menjadi saksi sejarah kejayaan Kesultanan Banten.
Lokasi: Kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Tepatnya di sebelah utara Masjid Agung Banten.
5. Makam Syekh Muhammad Soleh
Syekh Muhammad Sholeh merupakan ulama penyebar Islam di pantai utara Banten dan santri Sunan Gunung Jati dan Sunan Ampel. Akses menuju makam ini cukup menantang karena memiliki medan yang curam dengan kemiringan sampai 75 derajat.
Lokasi: Gunung Santri, Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Serang, Banten.
6. Makam Syekh Abdul Jabbar
Syekh Abdul Jabbar adalah ulama keturunan Sunan Kalijaga yang berperan dalam pembangunan Pandeglang. Beliau juga merupakan panglima Sultan Maulana Hasanuddin dan aktif menyebarkan Islam di Banten. Keahliannya dalam menjelaskan Al-Quran dan hadits membuat namanya dikenal luas.
Lokasi: Kota Manik Masjid Kelurahan, Pagadungan, Kec. Karang Tj., Kabupaten Pandeglang, Banten.
7. Makam Abuya Bustomi
Abuya Bustomi, atau Ahmad Bustomi bin Ahmad Jasuta, adalah ulama terkenal dari Banten dan pendiri Pondok Pesantren Al Hidayah Cisantri. Beliau dikenal dengan gelar "Abuya" karena keilmuannya yang mendalam.
Lokasi: Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
8. Makam Syekh Asnawi
Syekh Asnawi Caringin merupakan ulama pejuang dari Banten dan masih keturunan Sultan Agung Mataram yang dikenal dengan semangatnya dalam mengajarkan Islam serta melawan penjajah. Makamnya terletak di pinggir pantai, di sebelah barat Masjid Caringin, dan dikelilingi pagar serta kain hijau.
Lokasi: Caringin, Labuan, Caringin, Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
9. Masjid Agung Tanara
Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Maulana Hasanuddin yang terletak di Kampung Tanara, Serang. Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, masjid ini juga menjadi tempat makam beberapa tokoh penting Banten, seperti Tubagus Sulaiman dan Syekh Abdul Syukur.
Lokasi: Jalan Syekh Nawawi Al Bantani No.001, RT.003, Tanara, Kec. Tanara, Kabupaten Serang, Banten.
10. Batu Quran
Destinasi sakral ini terletak di kaki Gunung Karang, Pandeglang. Batu Quran adalah batu besar bertuliskan ayat Al-Quran yang diyakini sebagai pijakan Syekh Maulana Mansyuruddin menuju Mekkah. Selain batu, lokasi ini juga dikelilingi air jernih yang menambah kesan sakral dan menenangkan.
Lokasi: Jalan Cikoromoy, Desa Kadu Bumbang, Kec. Cimanuk, Kab. Pandeglang, Banten.
Editor : Candra Mega Sari