Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Rekomendasi Liburan Tema Alam dan Religi: Jelajahi Destinasi Wisata Pulau Cangkir Tangerang dengan Budget Mulai dari Rp 20 Ribu!

Rita Salsabilla • Sabtu, 28 Desember 2024 | 09:00 WIB

Pulau Cangkir Tangerang
Pulau Cangkir Tangerang
JawaPos.com - Pulau Cangkir merupakan destinasi wisata pantai yang berlokasi tidak jauh dari kawasan Tangerang Selatan (Tangsel). Tempat ini cocok sebagai pilihan destinasi liburan bersama keluarga, teman, atau pasangan.

Berlokasi di pesisir utara Kabupaten Tangerang, tepatnya di Jalan Kronjo Tangerang, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten. Pulau Cangkir menawarkan keunikan tersendiri, yaitu pemandangan indah sekaligus pengalaman religi yang menjadikan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

Nama "Pulau Cangkir" berasal dari bentuknya yang menyerupai cangkir. Meski lokasinya tidak terlalu luas, pulau ini tetap diminati pengunjung, baik untuk berziarah maupun berwisata.

Bagi anda yang tertarik untuk mengunjungi Pulau Cangkir, berikut informasi lengkap mengenai daya tarik, fasilitas, harga tiket, hingga rute perjalanannya. 

Baca Juga: Liburan Seru Bareng Alpaka dan Main di Kolam Busa!Kunjungi Scientia Square Park untuk Meriahkan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Daya Tarik Pulau Cangkir

1. Makam Syekh Waliyuddin

Pulau Cangkir dikenal karena keberadaan makam Syekh Waliyuddin, tokoh agama yang berpengaruh dalam masyarakat Banten. Dikenal sebagai "Penjaga Lautan", Syekh Waliyuddin merupakan putra dari Sultan Hasanudin Kesultanan Banten.

Di sekitar makam, terdapat sebuah pohon besar berusia sekitar 100 tahun, memberikan nuansa sakral bagi wisatawan yang datang berziarah.

2. Sumur Kembar Sulanjana dan Sulanjani

Jika berjalan sedikit dari makam Syekh Waliyudin, anda akan menemukan dua sumber mata air yang dikenal sebagai sumur kembar, Sulanjana dan Sulanjani.

Air dari kedua sumur ini diyakini membawa berkah dan mengandung kebaikan bagi mereka yang menggunakannya.

3. Pantai Pulau Cangkir

Sebagai pulau yang berada di tepi laut, pulau ini memiliki pantai dengan area pasir putih yang cocok dikunjungi oleh anak-anak untuk bermain air dengan aman.

Wisatawan juga dapat menyewa ban atau pelampung untuk bermain air, sekaligus bertemu dengan masyarakat lokal yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

4. Hutan Bakau

Hutan bakau di Pulau Cangkir berfungsi sebagai pelindung pantai dari abrasi sekaligus menjadi tempat wisata alam yang menarik.

Wisatawan dapat berjalan di jembatan kayu yang menghubungkan area hutan bakau, dan dapat menikmati pemandangan serta melihat berbagai satwa, seperti kepiting, burung, dan bangau.

Fasilitas Pulau Cangkir

Pulau Cangkir dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung, seperti lahan parkir yang luas, toilet, kamar mandi, musala, gazebo, warung makan, penginapan, hingga pusat oleh-oleh.

Pulau Cangkir beroperasi selama 24 jam, sehingga pengunjung bebas berkunjung kapan saja, termasuk ke lokasi makam Syekh Waliyuddin yang juga buka sepanjang hari.

Harga Tiket dan Biaya Kunjungan

Lokasi dan Akses

Pulau Cangkir berada sekitar 28 kilometer dari pusat Kota Tangerang. Pada tahun 1995, sebuah jembatan dibangun yang menghubungkan Pulau Cangkir dengan Pulau Jawa, sehingga pengunjung dapat mengunjunginya tanpa perlu menyebrangi laut.

Untuk menuju Pulau Cangkir, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Dari pusat Kota Tangerang, perjalanan menuju Desa Kronjo memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam tergantung pada situasi lalu lintas. Setelah tiba di area parkir, anda bisa berjalan kaki menyusuri jembatan menuju Pulau Cangkir.

Baca Juga: Liburan Nyaman Tanpa Gangguan, Lakukan Lima Tips Ini untuk Mencegah Mabuk Laut saat Naik Kapal

Editor : Candra Mega Sari
#Destinasi Wisata Pantai #tangerang #Pulau Cangkir