Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Wisata Edukasi ke Benteng Heritage Tangerang: Mengenal Sejarah Peranakan Tionghoa dengan Artefak Kuno yang Menyimpan Banyak Kisah

Sadrina Rizka Ghasani Hartono • Kamis, 26 Desember 2024 | 22:00 WIB

Bagian dalam Museum Benteng Heritage Tangerang
Bagian dalam Museum Benteng Heritage Tangerang
JawaPos.com - Provinsi Banten, khususnya kawasan Tangerang, merupakan sebuah wilayah yang kaya akan keberagaman. Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, budaya, dan latar belakang kepercayaan yang hidup berdampingan.

Di antara beragam etnis yang menghuni kawasan Tangerang, etnis Tionghoa merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling banyak memilih kota ini sebagai tempat tinggalnya.

Sebagai salah satu kelompok yang telah lama menetap di Tangerang, tentunya ada banyak peninggalan sejarah dari etnis Tionghoa yang menjadi bukti nyata akan keberadaan dan kontribusi mereka terhadap perkembangan Kota Tangerang.

Bagi masyarakat Tangerang Selatan (Tangsel) yang gemar mempelajari sejarah, terdapat sebuah museum di kawasan Tangerang yang menyimpan banyak cerita dan sejarah tentang peranakan Tionghoa di Tangerang, yaitu Museum Benteng Heritage.

Nama 'Benteng' pada museum ini dipilih bukan tanpa alasan. Di balik nama 'Benteng' yang tercantum pada Museum Benteng Heritage, didasari oleh sejarah masa lampau yang diberikan oleh Bangsa Belanda untuk kawasan Tangerang. Dahulu, Bangsa Belanda memberikan sebutan untuk kawasan Tangerang sebagai Kota Benteng.

Museum Benteng Heritage dibangun pada sebuah bangunan tua berarsitektur Tionghoa yang diduga sudah berdiri sejak abad ke-17. Museum milik Udaya Halim ini menyimpan banyak cerita sejarah pada foto, artefak, dan barang-barang kuno yang memiliki hubungan dengan etnis Tionghoa di kawasan Tangerang.

Baca Juga: Liburan Seru di Kidzania dengan Bermain Peran! Yuk Cek Harga Tiket Masuk dan Rute Transportasi Umum dari Tangerang Selatan

Museum yang berlokasi di Jalan Cilame No.18 - 20, Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten ini dapat dikunjungi setiap Hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 10.00-17.00 WIB. Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi museum ini, tarif masuk yang ditetapkan untuk pengunjung dewasa adalah Rp 30 ribu, sedangkan untuk pelajar adalah Rp 20 ribu.

Di sini, pengunjung dapat mempelajari dan mengetahui cerita etnis Tionghoa yang dulunya tinggal di kawasan Tangerang. Beberapa koleksi yang terdapat di Museum Benteng Heritage akan membuat pengunjung mengenal lebih jauh sejarah peranakan Tionghoa di Tangerang.

Selain mempelajari tentang peranakan Tionghoa, pengunjung juga akan dibuat terkesima dengan arsitektur bangunan yang sangat indah. Pengunjung juga bisa berfoto-foto mengenakan pakaian khas Tionghoa yang dapat disewa dengan tarif Rp 50 ribu.

Dengan letaknya yang strategis dan sangat berdekatan dengan Kota Tangsel, Museum Benteng Heritage dapat menjadi tujuan wisata edukasi untuk warga Tangsel yang penasaran dengan asal-usul Kota Tangerang. Tidak hanya itu, dengan mengunjungi wisata edukasi ini tentunya pengunjung dapat selalu melestarikan budaya dan sejarah yang memiliki pengaruh besar untuk kehidupan saat ini.

Editor : Candra Mega Sari
#wisata edukasi #etnis tionghoa #Museum Benteng Heritage