Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Tahu Rahasia Tahu? Kuliti Sepuluh Manfaat Konsumsi Tahu untuk Memelihara Kesehatan Tulang, Otak, hingga Menopause dan Sakit Jantung

Salma Faiza Pratomoputri • Rabu, 13 November 2024 | 18:00 WIB

Ilustrasi tahu yang sudah dipotong (Dok. Freepik/jcomp)
Ilustrasi tahu yang sudah dipotong (Dok. Freepik/jcomp)

JawaPos.com - Tahu termasuk salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dari berbagai daerah. Tahu biasa disajikan menjadi banyak hidangan lezat, mulai dari menu utama hingga camilan sehat. Beberapa makanan berbahan dasar tahu yang populer adalah tahu isi, perkedel tahu, tahu cabai garam, sup tahu, tumis tahu, dan keripik tahu.

Tahu terdiri dari banyak jenis yang bisa dibedakan dari teksturnya, seperti tahu lembut, tahu sutra, dan tahu padat. Meskipun begitu, ketiga jenis tahu tersebut mempunyai kandungan nutrisi yang hampir sama. yaitu protein, karbohidrat, mineral, dan lemak.  

Ternyata tahu tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari mengendalikan gula darah, menjaga fungsi otak, hingga menghindari penyakit jantung. 

Mengutip dari alodokter.com, berikut manfaat konsumsi tahu dalam keseharian untuk memelihara kesehatan tubuh secara lebih lanjut. 

1. Mengendalikan Gula Darah 

Kandungan isoflavon yang berada di dalam tahu berasal dari kacang kedelai sebagai bahan dasar utamanya. Kandungan tersebut diyakini dapat mengurangi kadar gula darah dan memeliharanya untuk tetap stabil. Maka dari itu, tahu juga termasuk bahan makanan yang baik dikonsumsi oleh pengidap diabetes. 

Baca Juga: Murah dan Mengenyangkan, Inilah Sembilan Manfaat Tempe Bagi Kesehatan Tubuh

2. Mencegah Pengeroposan Tulang 

Mengonsumsi tahu juga baik untuk memelihara kesehatan tulang dan sendi agar tetap kuat. Kandungan kalsium dan protein yang terdapat di dalamnya memiliki peran penting dalam mencegah pengeroposan tulang. 

Kandungan isoflavon dan aneka nutrisi dalam tahu juga dinyatakan dapat menaikkan tingkat kepadatan tulang sehingga mengurangi risiko terjadinya osteoporosis, terutama pada wanita yang baru mengalami menopause. 

3. Menjaga Fungsi dan Kesehatan Otak 

Tahu dikenal baik sebagai salah satu makanan yang dapat menjaga fungsi dan kesehatan otak. Kandungan isoflavon dan lecithin yang terdapat di dalamnya mampu menaikkan daya ingat dan konsentrasi seseorang, khususnya pada lansia. Selain itu, lemak dan protein dalam tahu baik untuk kesehatan otak agar tidak cepat pikun atau demensia.  

4. Mengurangi Kadar Kolesterol 

Konsumsi makanan yang memiliki banyak kandungan protein seperti tahu membantu dalam mengurangi kolesterol jahat (LDL) dalam darah seseorang. Oleh karena itu, tahu mampu menghindari penumpukan kolesterol yang terdapat dalam pembuluh darah sehingga meminimalisir risiko terjadinya penyakit jantung. 

5. Menghambat Tumbuhnya Sel Kanker 

Selain kandungan isoflavon, kandungan antioksidan yang terdapat dalam tahu juga menghambat tumbuhnya beberapa jenis sel kanker, yaitu kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus besar.

6. Melindungi dari Penyakit Jantung

Kandungan isoflavon yang terdapat dalam tahu tidak hanya mencegah kanker, tetapi juga mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Caranya dengan menggunakan tahu sebagai menu diet sehat yang mampu mencegah penyakit jantung, khususnya untuk wanita yang telah menopause. 

Isoflavon juga termasuk sumber protein yang baik dan alternatif dari protein hewani. Maka dari itu, isoflavon juga dipercaya mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh agar tidak terjadi penumpukan yang mengakibatkan penyakit jantung. 

7. Memelihara Berat Badan 

Tahu dapat membantu memelihara berat badan tubuh. Biasanya tahu digunakan dalam pola makan sehat karena mengandung vitamin, aneka mineral, tinggi protein, dan rendah kalori. 

Tahu juga termasuk makanan yang bebas kolesterol, tidak seperti protein hewani. Selanjutnya, juga memiliki kandungan lemak yang kaya akan omega 3 sehingga mampu mengontrol kolesterol. 

Baca Juga: Pejuang ASI Perlu Tahu, Ini Tujuh Cara Menentukan Frekuensi Menyusui Bayi yang Tepat dan Nyaman

8. Mengurangi Gejala Menopause 

Umumnya, wanita yang menjelang menopause akan mengalami gejala-gejala tidak mengenakkan. Kandungan isoflavon dalam tahu dapat membantu mengurangi gejala menopause. Hal tersebut karena isoflavon mempunyai kaitan erat dengan reseptor hormon estrogen yang berkurang secara signifikan selama menopause. 

9. Menguatkan Imunitas Tubuh

Seperti yang diketahui, tahu merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh untuk memperkuat imunitas. Tahu juga mengandung peptida yang membantu untuk memelihara kekebalan tubuh. 

10. Mencegah Anemia 

Kandungan zat besi yang terdapat dalam tahu sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya dalam pencegahan anemia atau kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Dengan adanya asupan zat besi yang cukup, mampu memproses pembentukan darah. 

Editor : Hendra
#tahu #kesehatan #kedelai