JawaPos.com - Sebanyak 66.629 warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terdata sebagai calon penerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahun 2025. Bantuan sebesar Rp 900 ribu per keluarga ini akan disalurkan untuk periode Oktober hingga Desember 2025.
BLT Kesra merupakan program pemerintah pusat bagi masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN). Bantuan ini menjadi tambahan di luar bantuan reguler yang selama ini diberikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Kementerian Sosial.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel Yasir Arafat menyampaikan, jumlah calon KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BLT Kesra di Tangsel saat ini tercatat sebanyak 66.629. Dari jumlah tersebut, distribusi penerima paling banyak terdapat di Kecamatan Pamulang dengan total 14.523 calon KPM.
Disusul Ciputat sebanyak 13.041, dan Pondok Aren sebanyak 12.961. Selanjutnya, Ciputat Timur tercatat 7.704 calon KPM, Serpong sebanyak 7.701, Serpong Utara 5.804, dan Setu sebanyak 4.859 calon KPM.
Yasir menegaskan bahwa penerima BLT Kesra ini berbeda dari penerima bantuan sosial reguler.
"Calon KPM BLT Kesra merupakan KPM non bansos, artinya mereka tidak termasuk penerima bantuan sembako maupun PKH," kata Yasir saat dikonfirmasi Jumat (24/10).
Mengenai jadwal penyaluran, Yasir menyebut bantuan akan diberikan secara sekaligus pada triwulan IV tahun 2025, sesuai kebijakan pemerintah pusat. "Untuk tanggal pastinya belum. Karena saat ini hingga 28 Oktober, masih dilakukan verifikasi dan validasi (verivali) terhadap daftar penerima BLT Kesra tersebut," imbuhnya.
Editor : Hendra