Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Efisiensi Anggaran, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Klaim Berhasil Kumpulkan Rp 220 Miliar

Muhtamimah • Senin, 6 Oktober 2025 | 16:25 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menghemat anggaran hingga Rp 220 miliar pada tahun 2025. Efisiensi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, pemangkasan dilakukan di sejumlah pos anggaran yang dinilai tidak mendesak, seperti perayaan, rapat, dan perjalanan dinas. Misalnya, perayaan ulang tahun Tangsel yang biasanya diadakan November, tahun ini tidak perlu lagi. "Kalau masyarakat mau merayakan, silakan," kata Benyamin, (6/10).

Selain kegiatan seremonial, Benyamin juga memangkas anggaran rapat-rapat dan konsumsi yang dianggap berlebihan. Rapat yang sebentar atau selesai sebelum pukul 12.00 WIB, tidak perlu ada makan siang.

Langkah efisiensi juga menyasar perjalanan dinas dan pengadaan alat tulis kantor (ATK). Hasilnya, dari sejumlah pos tersebut terkumpul dana efisiensi sebesar Rp 220 miliar.

"Total kita sudah dapat Rp 220 miliar untuk tahun 2025 ini. Jadi saya dapat Rp 220 miliar itu efisiensi dari perjalanan dinas, efisiensi dari ATK, efisiensi dari makan-minum itu saya efisienkan, seperti itu," ungkapnya. Benyamin menyampaikan, dana hasil efisiensi itu akan dialihkan ke sektor yang langsung menyentuh masyarakat.

Di antaranya, digunakan untuk menaikkan jumlah penerima BPJS Ketenagakerjaan dari 7.500 menjadi 10.000 orang, serta memperluas cakupan BPJS Kesehatan (UHC) yang nilainya naik kurang lebih menjadi Rp 250 miliar.

Selain bidang kesehatan, Pemkot juga meningkatkan bantuan pendidikan. Beasiswa bagi pelajar Tangsel ditingkatkan dari 5.000, tahun depan menjadi 7.000 penerima.

Di sisi infrastruktur, Benyamin menyebut tahun depan Pemkot akan menambah gedung sekolah SD dan SMP, serta melakukan relokasi Kantor Kecamatan Serpong ke lokasi baru di Kampung Dadap, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong.

"Kantor camat yang lama sudah tidak layak. Di lokasi lamanya nanti akan kami manfaatkan untuk Puskesmas Serpong. Puskesmas Rawa Buntu juga akan kami pindahkan," imbuhnya.

Saat ini, Detail Engineering Design (DED) untuk proyek-proyek tersebut sedang disiapkan. Benyamin berharap pembangunan sudah bisa dimulai pada tahun depan.

 
Editor : Hendra
#tangerang selatan #Benyamin Davnie #tangsel