JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mempersiapkan perombakan struktur Aparatur Sipil Negara (ASN). Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memastikan rotasi dan mutasi akan dilakukan secara bertahap.
"Saya memang sedang membahas rotasi, mutasi. Tapi yang pasti dalam aturan yang sekarang bahwa kalaupun itu sifatnya hanya rotasi, bukan open bidding tetap harus mendapatkan persetujuan teknis dari BKN (Badan Kepegawaian Negara)," ungkap Benyamin, (22/8).
Benyamin menjelaskan, pihaknya tengah menunggu hasil pembahasan dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Hasil tersebut akan dilaporkan ke BKN untuk mendapatkan persetujuan teknis.
"Saya berharap mungkin akhir Agustus atau awal September persetujuan teknisnya sudah ada. Karena ada agenda kerja yang menanti," tuturnya.
Benyamin menyampaikan, rotasi akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama menyasar posisi yang telah kosong atau segera kosong karena pensiun. Diketahui, terdapat sekitar enam jabatan eselon II yang akan kosong. Otomatis, posisi eselon III juga akan bergerak naik, begitu pula jenjang di bawahnya.
"Muter dulu di eselon dua, rotasi dulu. Baru setelah itu masuk tahap open bidding. Termasuk juga eselon III. Bahkan kalau dibutuhkan, eselon IV juga akan ikut dalam proses," jelasnya.
Benyamin menegaskan, pelantikan tidak akan dilakukan sekaligus. "Sepertinya tidak bisa satu tahap. Harus dua atau tiga kali pelantikan," imbuhnya.