JawaPos.com – Mengetahui waktu sholat secara tepat setiap hari membantu menjaga konsistensi ibadah harian. Hari Kamis menjadi momen tepat untuk memperbarui komitmen menjaga sholat tepat waktu.
Sholat adalah ibadah wajib yang menjadi penghubung langsung antara seorang hamba dengan Allah. Jadwal sholat menunjukkan batas waktu pelaksanaan setiap sholat wajib dalam sehari semalam.
Jadwal sholat harian di wilayah Tangerang Selatan menjadi acuan penting dalam mengatur waktu ibadah lima waktu.
Berikut jadwal sholat Tangerang Selatan 21 Agustus 2025 dilansir dari laman Bimas Islam Kemenag, Rabu (20/8):
- Imsak: 04:32 WIB
- Subuh: 04:42 WIB
- Terbit: 05:55 WIB
- Duha: 06:23 WIB
- Zuhur: 12:00 WIB
- Asar: 15:19 WIB
- Magrib: 17:58 WIB
- Isya': 19:07 WIB
Sholat memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an dan hadis, sebagai penegasan akan pentingnya menjaga kewajiban ini. Ayat dan hadis memberikan motivasi serta panduan dalam menegakkan sholat tepat waktu dilansir dari laman Lampung NU:
1. Surat Al-Baqarah Ayat 238
حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ
Artinya: “Peliharalah semua sholat (fardu) dan salat Wusṭā. Berdirilah karena Allah (dalam sholat) dengan khusyuk.”
Ayat ini menegaskan kewajiban menjaga seluruh waktu sholat. Relevansinya menekankan pentingnya disiplin dalam melaksanakan sholat setiap hari.
2. Surat Al-Ankabut Ayat 45
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Artinya: “Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.”
Ayat ini menjelaskan bahwa sholat memiliki kekuatan menjaga dari perbuatan buruk. Waktu sholat yang tepat membantu membentuk rutinitas ibadah yang menjaga akhlak dan perilaku.
3. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ، إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ.
Artinya: “Sholat lima waktu, dari Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan menjadi penebus dosa antara keduanya selama dosa besar dijauhi.”
Hadis ini menjelaskan bahwa sholat rutin menjadi pembersih dari dosa-dosa harian. Ketepatan waktu menjadi kunci agar manfaat ini bisa diraih secara maksimal.
Menjadikan sholat sebagai kekuatan spiritual harian adalah cara menjaga keseimbangan antara aktivitas dunia dan akhirat. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah