JawaPos.com - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kampanye bertajuk #IngatNomorDarurat. Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyimpan dan menggunakan nomor darurat dengan bijak.
Kegiatan ini digelar di Markas Komando Damkar Tangsel dan menyasar anak-anak hingga warga umum. Acara ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan positif sejak dini terkait respons darurat.
Masyarakat diajak mengenali nomor darurat Damkar Tangsel, yakni 112 dan 0811-9000-74. Nomor tersebut bisa dihubungi kapan pun jika terjadi kebakaran atau situasi darurat lain yang berkaitan dengan penyelamatan.
Anak Hebat dan Misi Siaga Warga
Pada 15 Mei 2025, digelar kegiatan “Anak Hebat Tanggap Bencana” yang diikuti oleh anak-anak usia TK. Mereka belajar mengenal mobil damkar, mengikuti simulasi penyelamatan, serta menghafal nomor darurat dengan cara menyenangkan. Langkah ini penting agar anak-anak tahu ke mana harus meminta tolong saat darurat terjadi.
Kemudian pada tanggal 24 dan 27 Mei 2025, dilaksanakan “Misi Siaga Warga” melalui pembagian stiker nomor darurat secara door-to-door. Tim relawan menyebar ke permukiman warga di beberapa wilayah Tangerang Selatan. Stiker ini menjadi pengingat visual agar warga mudah mengakses bantuan saat dibutuhkan.
Dukungan Damkar dan Peran Media Sosial
Kampanye #IngatNomorDarurat juga diperkuat dengan edukasi melalui media sosial resmi Damkar Tangsel. Beragam konten informatif seperti tips keselamatan dan panduan menghadapi kebakaran dipublikasikan secara berkala. Upaya ini bertujuan menjangkau lebih banyak orang di era digital.
“Saya sangat senang ada rekan-rekan dari mahasiswa yang mau mensosialisasikan nomor Darurat Pemadam Kebakaran,” ujar Darussalam, Komandan Regu Rescue Damkar Tangsel.
“Saya berharap seluruh lapisan masyarakat minimal menyimpan nomor darurat pemadam kebakaran,” lanjutnya.
SOP Jika Terjadi Kebakaran
Selain mengetahui nomor darurat, masyarakat juga perlu memahami langkah yang harus dilakukan saat kebakaran terjadi.
Baca Juga: 700 Buruh Terdampak PHK Kembali Bekerja, Kapolri Tindaklanjuti Arahan Presiden
Hal pertama yang perlu diingat adalah tetap tenang dan tidak panik. Identifikasi sumber api dan segera kontak petugas damkar melalui 112 atau 0811-9000-74. Jika api masih kecil, lakukan pemadaman dengan alat pemadam api ringan (APAR) atau alat sederhana seperti karung goni basah.
Langkah ini bisa mencegah api meluas sebelum bantuan tiba. Namun jika api tidak terkendali, segera evakuasi diri dan orang-orang di sekitar.
Teknik Menggunakan APAR dan Karung Goni
Dalam menggunakan APAR, ingat teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Tarik pin pengaman, arahkan selang ke titik api, tekan tuas, lalu sapukan media pemadam dari sisi ke sisi. Cara ini efektif untuk memadamkan api kecil dengan cepat dan tepat.
Jika hanya tersedia karung goni, basahi terlebih dahulu sebelum digunakan. Lindungi tubuh dengan karung saat mendekati sumber api dan tutupi api dengan hati-hati. Tambahkan lapisan karung jika api belum padam sepenuhnya. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah