JawaPos.com - Pemkot Tangerang Selatan berencana akan memangkas anggaran perjalanan dinas dan seremonial hingga 40%. Hal tersebut sebagai bentuk tindak lanjut dari instruksi presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, dengan terbitnya Inpres Nomor 1 Tahun 2025, dirinya sudah meminta kepada tim anggaran pemerintah daerah untuk melakukan persiapan-persiapan dalam rangka efisiensi hal itu dilakukan sembari menunggu surat edaran atau arahan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Efisiensi anggaran hanya ditujukan untuk program non infrastruktur atau belanja-belanja non fisik.
"Dalam inpres tadi disebutkan seremonial, pejalanan dinas itu diefisienkan sekian persen, nah presentase itu kami ambil. Kemudian ada beberapa item di dalam inpres tadi yang disebutkan, yaitu hari ulang tahun," terang Benyamin, kemarin.
Benyamin meyampaikan, sesuai inpres tersebut, untuk perjalanan dinas kurang lebih akan dipangkas hingga 40 %. Angka tersebut, merupakan presentase sementara sembari menunggu surat edaran resmi dari pemerintah pusat.
"Kita bisa mengefisienkan kurang lebih sampai Rp 200 miliar, sementara ya belum total semuanya. Sekarang lagi dihitung, tapi laporan sementara kurang lebih Rp 200 miliar yang bisa diefisienkan," ungkap Benyamin.
Dia mencontohkan, setelah ada efisiensi anggaran itu, yang sebelumnya perjalanan luar daerah bisa dilakukan 10 orang nantinya hanya 4 sampai 5 orang. Kemudian seremonial juga sudah tidak ada lagi.
"Misalnya ulang tahun Tangsel, itu bentuknya diefisienkan saja kalau menggunakan dana yang bersumber APBD. Tapi kalau yang menggunakan sumber masyarakat ya silahkan, itu hak masyarakat," ujar Benyamin.
Editor : Hendra