JawaPos.com – Tempat terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli menjadi salah satu definisi yang paling mewakilkan pasar. Tidak hanya itu, pasar juga menjadi tempat tujuan utama bagi keluarga untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Dengan adanya pasar, roda perekonomian masyarakat dan suatu negara terus berputar karena proses transaksi jual beli yang terjadi. Hal itu membuat keberadaan pasar sangat krusial untuk masyarakat dan tentunya ekonomi negara.
Dewasa ini, bentuk pasar yang ada di sekitar masyarakat sudah sangat bervariasi. Tidak hanya dalam bentuk fisik saja, sekarang pasar juga sudah merambat ke ranah dunia maya lewat keberadaan online shop.
Walaupun sudah terdapat online shop, hal itu tidak membuat keberadaan pasar fisik terbengkalai dan sepi. Setiap pasar baik fisik maupun online memiliki kelebihannya masing-masing yang membuatnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Namun sebelum menyelam lebih dalam mengenai bentuk-bentuk pasar yang masih terus eksis hingga saat ini, mari kenali lebih dalam ciri-ciri pasar berikut ini.
Ciri-Ciri Pasar
- Penjual dan Pembeli Saling Bertemu
Seperti yang disebutkan sebelumnya, pasar merupakan lokasi atau tempat di mana penjual dan pembeli bertemu. Arti bertemu di sini mendefinisikan terjadinya proses transaksi antara kedua belah pihak tersebut.
Selain itu dengan bertemunya penjual dan pembeli memudahkan komunikasi antara kedua belah pihak. Dengan adanya pasar, penjual dapat mengetahui apa yang diinginkan pembeli, dan sebaliknya pembeli mendapatkan informasi yang jelas mengenai produk yang ingin dibeli.
- Terdapat Proses Tawar Menawar
Dengan keberadaan pasar yang sangat memudahkan penjual dan pembeli untuk berinteraksi, hal ini juga memudahkan proses tawar menawar untuk dilakukan oleh pembeli. Pembeli dapat menawar harga produk dan jika beruntung bisa mendapatkan potongan harga secara langsung. Tentunya ketika melakukan tawar menawar harus dengan harga yang wajar, ya.
- Barang dan Jasa dapat Dilihat Langsung
Keuntungan lainnya dengan keberadaan pasar yaitu pembeli dapat memastikan kualitas produk terlebih dahulu. Walaupun ciri ini tidak dapat dimaksudkan untuk jenis pasar online, namun pada pasar fisik pembeli dapat melakukan hal ini terlebih dahulu sebelum akhirnya membeli produk yang diinginkan.
Bentuk Pasar
Seperti yang disebutkan sebelumnya, saat ini bentuk-bentuk pasar sudah mulai berkembang. Tidak hanya pasar fisik saja, saat ini transaksi jual-beli juga sudah dilakukan lewat media online walaupun terdapat beberapa perbedaan.
Walaupun saat ini dunia sudah mulai berpindah ke ranah digital, tidak membuat keberadaan pasar fisik sepi dan kehilangan pembeli. Masyarakat khususnya di Indonesia masih mengunjungi pasar fisik untuk memenuh kebutuhannya sehari-hari dengan lebih cepat.
Untuk memahami lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini mengenai bentuk-bentuk pasar yang masih eksis dan ramai dikunjungi oleh masyarakat.
- Pasar Tradisional
Sudah ada sejak zaman dahulu tidak membuat pasar tradisional sepi pembeli dan dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan bentuk pasar yang umumnya terdiri dari beberapa warung kecil dan dikelola oleh pedagang lokal, membuat banyak pembeli lebih memilih berbelanja di pasar tradisional terlebih lagi karena proses tawar menawar.
Jenis pasar tradisional mungkin dapat dikatakan sebagai pasar yang paling mendekati ciri-ciri pasar yang disebutkan sebelumnya. Di sini pembeli dan penjual masih bertemu untuk berinteraksi serta mudah melakukan proses tawar menawar, tidak hanya itu umumnya penjual pada pasar tradisional juga menjual produk dengan harga yang lebih murah.
Selain itu produk-produk yang dijual umumnya tertata dengan rapi di atas meja, rak, atau display sehingga pembeli dapat melihat dan memastikan kualitas produk berada di kualitas terbaik.
- Pasar Modern
Pasar modern mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Keberadaan pasar modern saat ini sudah menjamur di tengah-tengah masyarakat dan selalu bersaing untuk memberikan harga termurah, potongan harga, dan variasi produk yang dijual-belikan.
Di Indonesia keberadaan pasar modern seperti minimarket dan supermarket mungkin selalu ada di setiap sudut kota. Di pasar jenis ini umumnya masyarakat akan membeli keperluan rumah tangga serta makanan atau minuman ringan untuk dikonsumsi di rumah.
Berbeda dengan pasar tradisional, pada pasar modern pembeli tidak bertemu langsung dengan penjual. Pembeli umumnya akan bertemu dengan staf minimarket atau supermarket untuk menanyakan informasi produk, serta kasir ketika hendak membayar barang belian.
Walaupun begitu, pembeli masih dapat memeriksa kondisi produk yang ditawarkan oleh pasar modern. Umumnya produk-produk yang di jual pada pasar modern dipajang dan disusun dengan rapi di rak-rak dengan label harga.
Harga yang tertera pada label sudah tidak dapat diubah atau ditawar agar lebih murah daripada harga aslinya. Selain itu, produk-produk yang dijual pada pasar modern relatif berada di harga yang cukup tinggi daripada di pasar tradisional.
- Pasar Online
Pasar online dapat dikatakan sebagai jenis pasar yang tidak terlalu mengikuti ciri-ciri umum dari pasar. Walaupun seperti itu, terdapat beberapa ciri-ciri yang sesuai dengan pasar online walaupun terdapat sedikit perbedaan.
Benar dikatakan kalau pada pasar online penjual dan pembeli tidak bertemu secara langsung, namun pada setiap platform jual-beli online terdapat fitur pesan yang dapat digunakan oleh pembeli ketika hendak menanyakan produk yang diinginkan. Melalui fitur pesan, pembeli dan penjual masih dapat terhubung meskipun terpisah jarak yang cukup jauh.
Walaupun melalui platform jual-beli online pembeli tidak dapat memastikan kondisi produk secara langsung. Terdapat fitur pengembalian barang atau return yang bisa diambil oleh pembeli jika kualitas produk tidak sesuai dengan ekspektasi.
Melalui pasar online pembeli juga dapat melakukan transaksi produk yang di produksi di luar negeri. Tentunya ini merupakan salah satu kemudahan dan kelebihan yang dibawa oleh pasar online.
Lokasi Pasar Tradisional di Tangerang Selatan
Walaupun saat ini posisi pasar tradisional mulai semakin diciutkan oleh kehadiran pasar modern yang menjamur dan kemudahan pasar online. Masih terdapat banyak pasar tradisional yang beroperasi di Indonesia, terlebih lagi di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel).
Masyarakat masih mengunjungi pasar tradisional untuk membeli bahan-bahan makanan untuk hari ini atau keesokan hari, serta dapat dengan cepat mendapatkan produk atau barang yang diinginkan karena berupa pasar fisik.
Tidak hanya itu, kemudahan dan kelebihan yang diberikan oleh pasar tradisional tentunya juga menjadi faktor pendorong keramaian pasar tradisional. Dengan mudahnya interaksi, proses tawar menawar, serta mudahnya melihat kondisi produk menjadikan alasan mengapa pasar tradisional masih eksis di tengah-tengah kemodern-nan saat ini.
Wilayah Tangsel masih memiliki banyak pasar tradisional. Masing-masing pasar menjual beragam kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat Tangsel mulai dari bahan masakan hingga daster untuk sehari-hari di rumah. Berikut ini list pasar-pasar tradisional yang masih ada di wilayah Tangsel.
- Pasar Lembang
Lokasi: Jalan Lembang Baru VI No. 1, Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.
Jam Operasional: 24 jam
- Pasar Jelupang
Lokasi: Jalan Raya Pondok Jagung, Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: 24 jam
- Pasar Ciputat
Lokasi: Jalan Raya Ciputat Raya, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: Beroperasi mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB
- Pasar Serpong
Lokasi: Jalan Pahlawan Seribu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: 24 jam
- Pasar Bukit Pamulang Dua
Lokasi: Jalan Benda Timur XIV Blok E23 No. 14, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: Beroperasi mulai pukul 05.30 – 20.00 WIB
- Pasar Cimanggis Ciputat
Lokasi: Jalan Raya Jakarta – Bogor, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: Beroperasi mulai pukul 00.00 – 09.00 WIB dan 20.00 – 00.00 WIB
- Pasar Pagi Pondok Benda
Lokasi: Jalan Bali I, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: Beroperasi mulai pukul 05.00 – 12.00 WIB
- Pasar Kaget Sabtu-Minggu
Lokasi: Jalan Sandratek No. 49, Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Jam Operasional: Beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 06.00 – 12.00 WIB.
Berbelanja di pasar tradisional tidak hanya untuk melestarikan budaya jual-beli yang sudah ada sejak dahulu saja. Namun juga turut membantu perputaran roda perekonomian masyarakat dan Indonesia.
Editor : Hendra