JawaPos.com - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi menargetkan perolehan suara lebih dari 80 persen. Baik di Banten maupun di Kota Tangsel.
"Target suara di Banten kita maunya 90 persen. Pokoknya sebanyak-banyaknya," kata Airin usai Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel, di wilayah Serpong, Minggu (13/10).
Airin menuturkan, tentunya dengan kekuatan mesin partai PDI Perjuangan pihaknya berharap bisa terus melakukan akselerasi dalam rangka untuk pemenangan Pilkada gubernur untuk Airin-Ade. Mantan Walikota Tangsel dua periode itu mengungkapkan, pihaknya juga menargetkan untuk tingkat Kota Tangsel perolehan suara bisa lebih dari 80 persen.
"Target suara di Tangsel masing-masing TPS 80 persen lebih. Dii kelurahan suara Airin dan Ben 80 persen lebih, di kecamatan 80 persen lebih. Siap untuk tingkat kota Tangsel Pilgub dan Pilkada walikota 80 persen lebih," ungkap Airin di Tangerang Selatan.
Airin berharap kepada para partai pendukungnya untuk mendorong masyarakat datang ke TPS. Sehingga, 80 persen lebih masyarakat yang datang ke TPS memilih nomor urut 1.
"Karena lumbung suara Airin-Ade, lumbung suara Ben-Pilar ada di Kota Tangsel. Karena itu, saya titip pesan ajak masyarakat untuk tanggal 27 November datang ke TPS memilih nomor satu," ucapnya.
Airin juga meminta kepada anggota partai yang menjadi saksi di TPS untuk tetap di tempat. Sehingga sisa suara 2,5 persen tetap ada dan tidak ada kecurangan-kecurangan di dalam TPS.
"Sehingga kita bisa dinyatakan menang dapat suara terbanyak di sebanyak-banyaknya. Saat menjabat sebagai walikota Tangsel, yang baik di Kota Tangsel pasti akan dibawa ke tingkat Provinsi Banten," tutur Airin.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel Wanto Sugito menyampaikan, dukungan PDI Perjuagan kepada Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi di Pilkada Banten 2024 bukan tanpa alasan. Sebab, rekam jejak mereka selama memimpin daerah menjadi tolak ukur utama dalam keputusan partai.
"Ibu Airin ketika menjabat sebagai Walikota Tangerang Selatan berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp 125 miliar menjadi Rp 2 triliun pada akhir masa jabatannya di 2021. Hal ini membuktikan kepemimpinan yang mampu mengakselerasi pembangunan, baik infrastruktur, pelayanan publik maupun lingkungan," ungkapnya.