Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Pengangguran di Tangsel Capai 37 Ribu, Disnaker Fasilitasi Program Pelatihan Kerja Mandiri

Ibnu Baihaqi • Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:10 WIB
Ilustrasi Pengangguran yang Mencari Lowongan Pekerjaan (Dimas Pradipta/Jawa Pos)
Ilustrasi Pengangguran yang Mencari Lowongan Pekerjaan (Dimas Pradipta/Jawa Pos)
 
JawaPos.com - Jumlah pengangguran yang tinggi menjadi masalah berat yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Pemkot Tangsel melalui Dinas Tenaga Kerja melakukan program jitu untuk mengurangi jumlahnya. Salah satunya adalah program pelatihan kerja dan mandiri, sehingga warga dapat membuka usaha sendiri.
 
"Selain itu, kami juga menyalurkan informasi tentang lowongan kerja kepada warga yang masih menganggur melalui media sosial," ucap Kepala Bidang Penempatan Kerja Disnaker Tangsel," Muladi. 
 
Dia juga menjelaskan jika masih banyak perusahaan yang sering membuka lowongan secara tertutup, sehingga hanya kenalan para karyawan yang mendapat kesempatan untuk melamar.
 
Baca Juga: Badai PHK Meluas di Tangsel, 1.695 Karyawan Kehilangan Pekerjaan Per Agustus 2024 dan 37.945 Jiwa Terdata Pengangguran
 
"Sebagian besar perusahaan biasanya hanya membuka lowongan kerja ketika membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, jika hanya memerlukan satu atau dua pekerja, informasi tersebut hanya diberikan kepada karyawan yang sudah ada," tambahnya. 
 
Berkat upaya-upaya tersebut, Pemkot Tangsel berhasil mengurangi pengangguran hingga di angka tiga puluh tujuh ribu orang. "Tahun ini, jumlah pengangguran terbuka di Tangsel adalah 37 ribu orang," ujar Muladi. 
 
Banyaknya pengangguran merupakan masalah pelik yang membutuhkan kerja sama pemerintah dan swasta. Selain itu masyarakat juga dapat melakukan upaya mandiri, seperti memulai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
 
Editor : Hendra
#tangerang selatan #tangsel #pengangguran