Sistem Pengereman Bermasalah, Sukhoi TNI AU Tergelincir 30 Meter di Bandara Hasanuddin

jpg • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:07 WIB
Sukhoi TNI AU tergelincir 30 meter saat uji terbang setelah overhaul di Bandara Sultan Hasanuddin. Sistem pengereman mengalami kendala teknis. (Dok. Fajar)
Sukhoi TNI AU tergelincir 30 meter saat uji terbang setelah overhaul di Bandara Sultan Hasanuddin. Sistem pengereman mengalami kendala teknis. (Dok. Fajar)

JawaPos.com – Pesawat Sukhoi milik TNI Angkatan Udara tergelincir (overrun) di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), saat menjalani uji terbang setelah menjalani overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.

Dalam rangkaian uji terbang tersebut, pesawat tempur itu menjalani pemeriksaan simulasi take off di landasan.

”Saat melaksanakan pengereman terjadi kendala teknis. Sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal yang berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dalam penjelasan resmi tertulis kemarin (24/8), seperti dikutip dari FAJAR.

Dari video yang beredar di sejumlah platform, jet tempur buatan Rusia tersebut terlihat dalam posisi menukik di padang rumput dekat pagar runway. Pesawat itu bahkan dapat terlihat jelas oleh pengendara yang melintas di Jalan Poros Makassar–Maros.

Salah seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pesawat tersebut sudah berada di lokasi ketika dia melintas sekitar pukul 10.00 Wita.

”Kendaraan melambat saat lewat di sana, ternyata ada pesawat yang tergelincir,” katanya.

Tak Ganggu Penerbangan

Nyoman menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden di landasan pacu sisi barat tersebut.

”Selanjutnya pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan tes berikutnya,” katanya.

Insiden tersebut tidak sampai mengganggu penerbangan pesawat komersial di bandara.

”Operasional penerbangan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan (runway 03-21),” jelas PGS Branch Communication & CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin Taufan Yudhistira. (rin/ttg)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran, FAJAR
Sukhoi TNI AU Bandara Sultan Hasanuddin tni au