Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Kukuhkan 4 Guru Besar dengan Beragam Keahlian, Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

Rita Salsabilla • Senin, 10 Februari 2025 | 07:00 WIB

Acara Pengukuhan Guru Besar, di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendikia UMJ, Kamis (06/02/2025). (Dok. UMJ)
Acara Pengukuhan Guru Besar, di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendikia UMJ, Kamis (06/02/2025). (Dok. UMJ)

JawaPos.com – Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Tangsel resmi mengukuhkan empat Guru Besar dalam upacara yang digelar di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendikia UMJ, Kamis (06/02/2025).

Keempat akademisi yang memperoleh gelar tertinggi di bidangnya antara lain Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. Ir. Elfarisna, M.Si., Prof. Dr. Happy Indira Dewi, S.T., M.T., dan Prof. Dr. dr. Muhammad Fachri, S.Ked., Sp.P., M.K.M.

Ketua Badan Pengurus Harian UMJ sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., turut hadir dalam acara ini. Ia mengapresiasi UMJ yang dalam waktu kurang dari 4 tahun berhasil menambah jumlah Guru Besar dan menjadikan UMJ terakreditasi Unggul.

“Jika sebuah universitas memiliki akreditasi unggul, maka kualitas pembelajaran dan kelulusan mahasiswa juga akan unggul,” ungkapnya.

Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang? Begini Cara Mudah Mengurusnya dan Mengubah Menjadi Format Elektronik

Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua Senat UMJ, Prof. Dr. Masyitoh Chusnan, M.Ag. didampingi Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si.

Dalam sambutannya, Ma’mun menekankan bahwa seorang akademisi bukan hanya menulis di jurnal, tetapi harus hadir di tengah masyarakat dan umat, serta berkontribusi dalam menjadikan Indonesia lebih baik.

Ia juga menyoroti minimnya jumlah Guru Besar di Indonesia dan berharap pemerintah lebih serius dalam memperhatikan pengembangan tenaga pendidik.

“Pendidikan harus mendapatkan perhatian serius, karena motor pendidikan di Indonesia adalah guru dan dosen,” tambahnya.

Baca Juga: Polri Gelar Operasi Keselamatan Mulai 10 hingga 23 Februari 2025, Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar

Masing-masing Guru Besar yang dikukuhkan memiliki bidang kepakaran yang berbeda. Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.Sos., M.Si., dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ meneliti tentang pemerintahan digital dan dampaknya terhadap kepercayaan serta kepuasan publik.

Prof. Dr. Ir. Elfarisna, M.Si., dari Fakultas Pertanian UMJ berfokus pada pengelolaan limbah organik sebagai pupuk untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Dari Sekolah Pascasarjana UMJ, Prof. Happy Indira Dewi, mengembangkan model pembelajaran berbasis visual art untuk mencetak generasi emas Indonesia 2045.

Sementara itu, Prof. Muhammad Fachri dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan menyoroti peran Muhammadiyah serta universitas swasta dalam pengembangan ilmu penyakit paru di Indonesia.

Baca Juga: Tanpa Alkohol, Tetap Seru! 10 Cara Bersosialisasi yang Asyik dan Bebas Minuman Keras

Dengan bertambahnya jumlah Guru Besar, UMJ semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#UMJ #guru besar #tangsel #Universitas Muhammadiyah Jakarta