JawaPos.com – Di balik struktur tubuh manusia yang terdiri dari kulit, otot, dan tulang, terdapat berbagai macam organ penting dengan peran dan tugas masing-masing. Beberapa organ bertanggung jawab memompa darah, menukar gas, menyerap nutrisi, hingga mencerna makanan yang dikonsumsi.
Di antara organ-organ ini, ada yang khusus menangani pencernaan dan penyerapan nutrisi dari makanan. Organ-organ tersebut termasuk ke dalam sistem pencernaan, yang memiliki peran untuk menyaring nutrisi penting sekaligus membuang sisa makanan yang sudah diproses.
Sistem pencernaan memegang peran vital dalam menyediakan energi bagi tubuh serta mengeluarkan zat-zat berbahaya. Di antara sistem pencernaan ini, ada dua organ yang memiliki tugas penting yakni usus kecil dan usus besar.
Meskipun memiliki nama yang mirip, usus kecil dan usus besar menjalankan tugas yang berbeda. Usus kecil berfokus pada penyerapan nutrisi, sedangkan usus besar berperan dalam membuang sisa makanan dan zat berbahaya yang tidak diperlukan tubuh.
Untuk lebih memahami peran usus kecil dan usus besar dalam sistem pencernaan manusia, berikut penjelasan singkatnya.
Peran Usus Kecil pada Sistem Pencernaan
Usus kecil atau usus halus memiliki peran yang sangat penting dalam mengolah makanan yang dikonsumsi. Pada usus kecil, makanan semi padat yang sudah diolah pada lambung akan diubah menjadi cair, hal itu membuat tubuh dapat dengan mudah menyerap nutrisi pada makanan tersebut.
- Duodenum: Memiliki panjang sekitar 25 sentimeter, bagian duodenum bertugas menerima makanan yang sudah diolah oleh lambung. Selain itu, cairan pencernaan dan enzim yang berasal empedu dan pankreas akan disalurkan ke sini untuk membantu memecah makanan.
- Jejunum: Memiliki panjang sekitar 2,4 meter, pada bagian jejunum terdapat otot yang bertugas mengaduk dan mencampurkan makanan dengan cairan pencernaan. Otot tersebut akan mendorong makanan hingga menuju bagian usus kecil selanjutnya, pergerakan ini disebut dengan peristalsis.
- Ileum: Bagian terakhir dan terpanjang pada usus kecil yang bertugas menyerap nutrisi pada makanan. Selain menyerap nutrisi, ileum juga bertugas mengantarkan sisa-sisa makanan ke usus besar untuk diproses menjadi kotoran.
Peran Usus Besar pada Sistem Pencernaan
Selain usus kecil, penting juga untuk memahami peran usus besar dalam sistem pencernaan. Usus besar bertugas untuk memproses sisa makanan yang sudah dicerna oleh sistem organ lain dan mengantarkannya ke rektum untuk dibuang.
Meski disebut usus besar, ukuran dan panjang organ ini justru lebih pendek dari usus kecil. Panjang usus besar hanya 1,8 meter, namun diameternya sekitar delapan sentimeter. Usus besar mengelilingi bagian perut dan usus halus, mulai dari pinggul sebelah kanan hingga tulang rusuk, dan melintasi tubuh hingga ke bagian kiri perut.
Sama seperti usus kecil, usus besar juga terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda. Usus besar dibagi menjadi lima bagian, yaitu sekum, kolon asendens, usus besar melintang, kolon desendens, dan kolon sigmoid.
- Sekum: Bagian ini menerima makanan yang sudah diproses oleh usus halus dan mengantarkannya ke usus besar bagian atas. Panjang sekum hanya sekitar delapan sentimeter saja serta memiliki usus buntu yang menggantung di ujungnya.
- Kolon asendens: Memiliki panjang 20 sentimeter dan diameter enam sentimeter, kolon asendens bertugas menyerap air dan elektrolit yang masih terdapat pada sisa-sisa makanan.
- Usus besar melintang: Memiliki panjang sekitar 46 sentimeter, bagian ini melintang dari kanan ke kiri di bagian atas perut atau dekat dengan tulang rusuk manusia.
- Kolon desendens: Dengan panjang sekitar 15 sentimeter, kolon desendens akan menerima makanan yang diantarkan oleh usus besar melintang dan melanjutkan proses mengubah sisa makanan menjadi kotoran.
- Kolon sigmoid: Bagian terakhir pada usus besar dengan panjang 35 hingga 40 sentimeter ini memiliki tugas untuk mengubah kotoran yang sudah diproses menjadi bentuk padat. Ketika kotoran sudah berbentuk padat, kolon sigmoid akan mengantarkannya ke rektum dan dikeluarkan melalui anus.
Itulah informasi singkat mengenai usus kecil dan usus besar yang ternyata memiliki peran yang sangat penting untuk tubuh manusia. Oleh karea itu, ada baiknya selalu mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan menjaga gaya hidup agar tidak menimbulkan penyakit pada usus kecil dan usus besar.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah