JawaPos.com - Ketika kulit terluka dan mengeluarkan darah, lama-kelamaan darah itu akan berhenti mengalir. Setelah satu hari, luka itu akan tertutupi oleh sejenis kulit keras seperti sisik.
Serangkaian proses itu dinamakan pembekuan darah. Berikut JawaPos.com menjelaskan tahap demi tahap proses pembekuan darah, disertai unsur yang terlibat.
Unsur Pembekuan Darah
Unsur pembekuan darah melibatkan dua unsur, yaitu trombosit dan faktor pembekuan (koagulasi). Trombosit adalah sel di dalam darah yang berbentuk cakram. Sel yang merupakan bagian dari sumsum tulang ini berfungsi menghentikan pendarahan, dan mempercepat penyembuhan.
Kemudian ada faktor pembekuan atau koagulasi yang merupakan sejumlah protein yang berperan dalam reaksi pembekuan darah. Berikut faktor-faktor pembekuan yang ada dalam darah dan jaringan tubuh manusia:
- Faktor I: Fibrinogen
- Faktor II: Protrombin
- Faktor III: Faktor jaringan
- Faktor IV: Kalsium
- Faktor V: Proakselerin
- Faktor VI : Accelerin
- Faktor VII: Prokonvertin
- Faktor VIII: Faktor Antihemofilik (AHF)
- Faktor IX: Faktor Plasma Thromboplastin Component (PTC)
- Faktor X: Faktor Stuart-Prower
- Faktor XI: Faktor Plasma Thromboplastin Antecedent (PTA)
- Faktor XII: Faktor Hageman
- Faktor XIII: Fibrinase
Proses Pembekuan Darah
1. Trombosit Membentuk Sumbatan
Ketika terjadi luka, tahap pertama adalah penyumbatan daerah luka oleh trombosit. Sumbatan akan menutup jaringan kulit yang rusak, sehingga darah berhenti keluar. Trombosit juga dapat mengeluarkan zat kimia yang mampu menarik sel-sel lain untuk melanjutkan proses pembekuan darah.
2. Pembentukan Bekuan Darah
Faktor-faktor pembekuan darah saling bereaksi dan membentuk helai fibrin. Kemudian helai fibrin akan menempel pada trombosit dan sel-sel lainnya membentuk bekuan yang kuat dan tahan lama.
3. Penghentian Proses Pembekuan Darah
Ketika bekuan sudah terbentuk, maka pendarahan akan terkendali. Protein-protein lain akan menghentikan faktor koagulasi dari membentuk bekuan lain yang tidak diperlukan.
4. Pembuangan Sumbatan
Ketika jaringan yang rusak pulih, maka sumbatan akan menghilang sedikit demi sedikit. Helai fibrin juga akan hancur, dan trombosit beserta sel lainnya kembali ke aliran darah.
Editor : Hendra