Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Kenali Istilah-Istilah Bulu Tangkis, Salah Satu Cabang Olahraga Kebanggaan Indonesia di Kancah Dunia

Sadrina Rizka Ghasani Hartono • Selasa, 15 Oktober 2024 | 12:05 WIB

Jonatan Christie, Atlet bulu tangkis Indonesia (Dok. PBSI)
Jonatan Christie, Atlet bulu tangkis Indonesia (Dok. PBSI)

JawaPos.com - Cabang olahraga Bulu Tangkis telah menjadi salah satu cabang olahraga yang paling dibanggakan oleh Indonesia di kontestasi nasional, regional, bahkan internasional. Sejarah-sejarah hebat yang telah diukir oleh atlet bulu tangkis telah sukses mengharumkan nama Indonesia di perhelatan cabang olahraga ini.

Sebagai penggemar atau baru ingin menggemari olahraga kebanggaan Indonesia, penting sekali untuk mengetahui istilah-istilah yang berada pada olahraga yang menggabungkan kelincahan, ketepatan, dan strategi ini. Istilah-istilah ini sering sekali digunakan dan menjadi strategi paling andal untuk mencetak poin dalam permainan bulu tangkis.

Memahami istilah dalam bulu tangkis juga menjadi kunci para penggemar untuk memahami alur permainan bulu tangkis. Tidak hanya itu, memahami istilah dan progres permainan bulu tangkis juga dapat membuat pengalaman menonton, baik langsung dan tidak langsung, lebih seru.

Untuk memahami lebih lanjut istilah-istilah penting dalam permainan cabang olahraga bulu tangkis, simak informasi di bawah ini.

  1. Servis

Dalam setiap permainan cabang olahraga selalu ada servis untuk mengawali pertandingan. Dalam bulu tangkis, istilah servis digunakan pada pukulan awal terhadap shuttlecock atau kok.

  1. Backhand

Istilah yang satu ini memiliki kaitan dengan teknik pemukulan shuttlecock. Dengan teknik pemukulan backhand pemain akan memukul shuttlecock dengan posisi punggung tangan menghadap ke atas atau menghadap ke shuttlecock.

  1. Forehand

Selain teknik backhand, dalam teknik pemukulan bulu tangkis juga ada teknik pemukulan forehand. Dengan teknik pemukulan ini pemain akan memukul shuttlecock dengan posisi telapak tangan menghadap ke shuttlecock.

  1. Drive

Drive menjadi istilah teknik pemukulan selanjutnya yang sangat sering diakukan saat bulu tangkis. Dengan teknik DriveShuttlecock akan bergerak dengan sangat cepat ke arah lawan dan bergerak secara mendatar.

  1. Netting

Teknik pemukulan yang satu ini sering dilakukan untuk membuat lawan kesulitan. Sesuai namanya, teknik netting dilakukan dengan memukul shuttlecock secara mendatar dan dekat dengan net. Dengan teknik netting lawan akan kesulitan untuk mengejar shuttlecock karena jatuh berdekatan dengan net.

  1. Lob

Selain teknik pemukulan yang bertujuan untuk menjatuhkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net, terdapat teknik lob yang bertujuan untuk menjatuhkan shuttlecock jauh ke belakang garis lapangan lawan. Dengan teknik pemukulan ini, shuttlecock akan dipukul setinggi-tingginya.

Baca Juga: Rekomendasi Tiga Lokasi Sewa Lapangan Badminton di Ciputat Tangerang Selatan dengan Fasilitas Lengkap dan Kontaknya

  1. Smash

Istilah yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi para penggemar bulu tangkis ataupun bukan. Teknik pemukulan ini sering digunakan oleh pemain untuk menyerang lawan. Dengan teknik smash, pemain akan memukul shuttlecock dengan sangat keras dan cepat dari arah atas dan diarahkan ke bawah.

  1. Rally

Mulainya pukulan dari servis hingga shuttlecock jatuh disebut sebagai rally. Biasanya rally akan berlangsung lama dan dapat menghabiskan tenaga dan kekuatan pemain.  

  1. Love All

Penggemar bulu tangkis pasti ada yang pernah menonton film Susi Susanti: Love All. Ternyata istilah Love All memiliki arti resmi dalam permainan bulu tangkis loh. Istilah Love All menggambarkan jumlah skor atau poin masing-masing pemain yang masih sama-sama nol (0-0).

  1. Game Point dan Match Point

Walaupun terlihat seperti memiliki arti yang sama, ternyata keduanya memiliki arti yang berbeda dalam olahraga bulu tangkis. Game Point menunjukkan angka terakhir yang didapatkan oleh salah satu pemain untuk menyelesaikan satu game. Sedangkan Match Point menunjukkan posisi ketika salah satu pemain lebih unggul tinggal mendapatkan satu poin lagi untuk mengakhiri pertandingan.

  1. Deuce

Istilah yang satu ini menggambarkan kondisi ketika kedua pemain sama-sama mendapatkan 20 poin. Dalam hal ini pemain berada dikondisi deuce, yang mana untuk memenangkan game atau mengakhiri pertandingan salah satu pemain harus mendapatkan dua poin lebih banyak daripada lawan.

  1. Straight Game

Ketika salah satu pemain berhasil memenangkan dua game secara berturut-turut itulah yang disebut dengan straight game.

  1. Rubber Game

Berbeda dengan straight game, istilah rubber game digunakan untuk menunjukkan bahwa pertandingan akan berlanjut ke game ketiga. Hal ini dapat terjadi karena setiap pemain masing-masing memenangkan satu game.

  1. Fault

Istilah yang satu ini menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh pemain ketika bertanding. Umumnya, fault sering diucapkan oleh wasit atau  pengadil ketika melihat kesalahan yang dilakukan oleh pemain, dan kesalahan yang paling sering ditetapkan sebagai fault oleh wasit yaitu ketika pemain hendak melakukan servis.

Baca Juga: 10 Tips Meningkatkan Keterampilan Bulu Tangkis dan Menjadi Pemain yang Lebih Unggul Secara Konsisten

Editor : Hendra
#bulu tangkis