5 Wartawan Masih Hilang Kontak di Area Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Pulau Rakata Besok

jpg • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 21:20 WIB
Lima wartawan hilang setelah naik speedboat dari Anyer menuju Pulau Sebesi. Basarnas akan melanjutkan pencarian ke Pulau Rakata. (Dok. IST)
Lima wartawan hilang setelah naik speedboat dari Anyer menuju Pulau Sebesi. Basarnas akan melanjutkan pencarian ke Pulau Rakata. (Dok. IST)

JawaPos.com - Lima wartawan yang berangkat menggunakan speedboat dari Anyer untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kini belum ditemukan. Dari informasi yang dihimpun, kapal yang membawa lima wartawan, seorang nahkoda, dan satu anak buah kapal (ABK) itu diduga berbelok ke Pulau Rakata setelah tidak ditemukan di Dermaga Pulau Sebesi.

Rombongan awalnya berencana menuju Pulau Sebesi dan melakukan perjalanan pulang-pergi tanpa menginap. Mereka berangkat dari Anyer dengan membawa bekal makanan yang disiapkan oleh istri nahkoda kapal.

Informasi yang diterima Jawa Pos Tangsel menyebutkan, awak kapal hanya membawa satu boks makanan untuk dikonsumsi bersama selama perjalanan.

Namun, hingga Selasa malam (8/9), keberadaan rombongan dan kapal yang mereka gunakan belum diketahui. Basarnas juga belum menemukan kapal tersebut di Dermaga Pulau Sebesi.

Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa kapal tidak melanjutkan perjalanan hingga Pulau Sebesi, melainkan berbelok menuju kawasan Pulau Rakata.

"Basarnas akan melanjutkan operasi pencarian besok (Rabu), (9/9)," demikian informasi yang diterima Jawa Pos Tangsel.

Tim SAR selanjutnya akan menyisir kawasan Pulau Rakata untuk mencari keberadaan lima wartawan beserta nahkoda dan ABK kapal tersebut.

Perbedaan kondisi jaringan komunikasi di kedua pulau juga menjadi salah satu informasi yang diperhatikan dalam pencarian.

Di Pulau Sebesi, terdapat sinyal telepon seluler sehingga komunikasi masih memungkinkan dilakukan. Sementara di Pulau Rakata, sinyal telepon tidak tersedia di kawasan bawah pulau.

Sinyal Telkomsel disebut baru dapat diperoleh secara terbatas apabila seseorang mendaki hingga ke puncak bukit di Pulau Rakata.

Ketua organisasi wartawan, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Tangerang, Dery Ridwansyah mengatakan, pihaknya bersama sejumlah organisasi dan wartawan di Banten terus memantau perkembangan pencarian.

"PFI Tangerang bersama PFI Pusat, PFI Jakarta, dan sejumlah wartawan di Banten terus berkoordinasi tentang peristiwa ini," ujar Dery kepada Jawa Pos Tangsel.

Menurut Dery, koordinasi dilakukan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai keberadaan para jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian.

"Akan kami sampaikan secepatnya begitu ada kabar terbaru mengenai hilangnya rekan kita," sambung Dery.

Sebelumnya, lima wartawan tersebut berangkat menggunakan speedboat dari wilayah Anyer menuju Pulau Sebesi untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda.

Hingga kini, Basarnas masih melakukan pencarian terhadap rombongan tersebut. Operasi akan diperluas ke Pulau Rakata pada Rabu (9/9) untuk memastikan dugaan kapal berbelok ke kawasan tersebut.

Kondisi medan dan keterbatasan jaringan komunikasi di Pulau Rakata menjadi tantangan dalam proses pencarian. Tim SAR akan melakukan penyisiran untuk menemukan keberadaan rombongan sekaligus memastikan kondisi mereka.

Adapun lima wartawan yang telah teridentifikasi dalam rombongan tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas yang merupakan jurnalis Antara Foto, Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firdaus (Anadolu Turki), serta Donal Husni yang diketahui berstatus sebagai pewarta foto freelance. 

Editor : Hendra
Basarnas Wartawan Hilang Pulau Sebesi Pulau Rakata gunung anak krakatau