Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Surut, Empat Kapal Besar Dikerahkan

Aris Imam Masyudi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:54 WIB
Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk mulai surut. ASDP mengerahkan empat kapal besar untuk mengurai kepadatan. (Dok. Radar Banyuwangi)
Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk mulai surut. ASDP mengerahkan empat kapal besar untuk mengurai kepadatan. (Dok. Radar Banyuwangi)

JawaPos.com – Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, mulai surut kemarin (7/9). Meski begitu, keterbatasan dermaga yang siap beroperasi masih menjadi persoalan. Pemerintah daerah, ASDP, dan kepolisian menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah antrean kembali memanjang.

Pantauan di jalan arteri menuju Pelabuhan Ketapang hingga sore kemarin menunjukkan antrean kendaraan sekitar lima kilometer di depan Terminal Sri Tanjung. Jumlah tersebut turun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai sekitar 15 kilometer. Sementara itu, antrean di Pelabuhan Gilimanuk sekitar satu kilometer.

Untuk mengurai kepadatan, ASDP mengerahkan empat kapal bantuan berukuran besar dengan kapasitas 2.000–4.000 GT. KMP Portlink VII dan KMP Jatra I, misalnya, mampu mengangkut lebih dari 100 kendaraan dalam sekali pelayaran. Armada tersebut menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk memangkas waktu tunggu di sisi Ketapang.

“Ini kapal penyapu untuk mempercepat proses pelayanan,” ujar Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat meninjau Dermaga Bulusan.

Pemkab Banyuwangi juga berharap Pelabuhan Gilimanuk memprioritaskan dua kapal tersebut untuk pola TBB. Langkah itu diharapkan mempercepat pergerakan kapal sehingga antrean kendaraan dapat ditekan.

Mujiono menyebut keterbatasan dermaga yang siap digunakan menjadi salah satu pemicu antrean panjang. Karena itu, pemkab mengusulkan pengoptimalan kembali Dermaga Bulusan yang dikelola Pemprov Jatim sebagai solusi jangka menengah dan panjang.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan ASDP pusat. Perbaikan Dermaga Bulusan direncanakan dimulai Oktober.

Selain itu, ASDP menyiapkan peningkatan kapasitas Dermaga Ponton secara bertahap mulai tahun depan. Perbaikan Dermaga 3 juga masuk dalam rencana.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan mengimbau pengguna jalan tetap tertib dan tidak menyerobot antrean. Pengendara yang tidak memiliki kepentingan mendesak disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Jember atau Jalur Gumitir.

“Kami dahulukan kendaraan yang urgen seperti ambulans membawa orang sakit, ibu mau melahirkan, truk BBM, dan distribusi kebutuhan pokok,” tegasnya. (bas/junfre/rio/aif/aph)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran, Radar Banyuwangi
Antrean Ketapang-Gilimanuk Pelabuhan Ketapang Pelabuhan Gilimanuk banyuwangi asdp