Gus Ipul Jamin Tak Ada Intervensi, 33 PCNU-PWNU-PCINU Tak Masuk DPT

Tatang Mahardika • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:16 WIB
Gus Ipul memastikan tidak ada intervensi terhadap delegasi Muktamar NU ke-35. Sebanyak 557 peserta lolos DPT, sedangkan 33 lainnya tidak. (Dok. Antara)
Gus Ipul memastikan tidak ada intervensi terhadap delegasi Muktamar NU ke-35. Sebanyak 557 peserta lolos DPT, sedangkan 33 lainnya tidak. (Dok. Antara)

JawaPos.com – Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membantah dugaan adanya upaya intervensi terhadap delegasi. Dia meminta para peserta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Sebelumnya, beredar kabar adanya ”penjemputan” oleh aparat dan otoritas setempat terhadap sejumlah delegasi di beberapa daerah untuk diberi arahan memilih kandidat tertentu.

”Peserta muktamar merupakan pengurus NU yang telah terbiasa menghadapi dinamika organisasi dan mampu memilah informasi,” kata Gus Ipul saat meninjau kesiapan lokasi registrasi peserta di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, kemarin (25/8).

Untuk mengantisipasi berbagai persoalan selama muktamar, panitia menyiapkan lebih dari 100 kamera pengawas yang tersebar di berbagai titik. Seluruh kamera tersebut terhubung dengan command center untuk memantau kondisi di sekitar arena muktamar.

Pengawasan tidak hanya dilakukan di lokasi persidangan. Kamera juga dipasang di area akomodasi, tempat konsumsi, hingga sejumlah ruas jalan di sekitar arena muktamar.

Command center juga dilengkapi sistem pelaporan dan tindak lanjut. Setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat dicatat dan langsung ditentukan petugas yang bertanggung jawab untuk menanganinya.

Proses Verifikasi

Jelang pembukaan besok (27/8), panitia memastikan proses verifikasi daftar pemilih tetap (DPT) telah rampung. Dari total 590 peserta yang terdata, sebanyak 557 PCNU, PWNU, dan PCINU dinyatakan memenuhi syarat sebagai pemilik hak suara.

Sementara itu, 33 PCNU, PWNU, dan PCINU tidak dapat masuk dalam DPT karena tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Sekretaris Steering Committee Muktamar NU ke-35 Muhammad Nuh menjelaskan, peserta yang tidak masuk DPT bukan disebabkan persoalan kuorum.

Mereka tidak memenuhi syarat karena sejumlah faktor administrasi. Di antaranya, peserta yang meninggal dunia dan perubahan status kepengurusan, terutama pada pengurus cabang istimewa (PCI).

”Sudah 97 persen. Jadi, dari sisi kuorumnya (muktamar) aman,” kata Nuh saat mendampingi Gus Ipul kemarin.

Panitia juga menegaskan, peserta yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih tetap diberikan ruang untuk mengikuti muktamar. Mereka dapat hadir dengan status sebagai peninjau.

Sementara itu, seluruh data kepengurusan PWNU, PCNU, dan PCINU yang menjadi dasar verifikasi peserta telah diperiksa dan dinyatakan selesai.

Terkait peserta PCINU yang berada di luar negeri, panitia memastikan tidak ada mekanisme pemungutan suara secara daring maupun hibrida. Seluruh peserta yang memiliki hak suara diwajibkan hadir langsung dalam pelaksanaan muktamar.

”Kecuali yang dulu pada saat pandemi Covid, nah itu lain lagi. Ini kan normal,” katanya. (ang/ttg)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran
Nahdlatul Ulama Muktamar NU Gus Ipul PCNU PWNU