JawaPos.com - Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Ulama, kiai, pesantren, dan organisasi keagamaan dinilai punya peran penting dalam membentuk karakter masyarakat.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan Nahdliyin memiliki peran penting dalam pembangunan kota, bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter masyarakat. Menurutnya, peran tersebut semakin penting di tengah kebutuhan menjaga nilai sosial, keagamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Peran ulama, para kiai, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan sangat penting. Kami memandang mereka bukan sekadar penerima program pemerintah, tetapi mitra dalam membangun masyarakat dan Kota Tangerang,” kata Sachrudin di Tangerang, Minggu.
Sachrudin menyampaikan hal tersebut dalam pelantikan jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang masa khidmat 2026–2031. Ia menilai keberlanjutan kepengurusan organisasi keagamaan memiliki arti strategis dalam memperkuat pembinaan umat.
Menurut Sachrudin, Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya soal jabatan atau struktur organisasi, tetapi bagaimana para nahdliyin hadir di tengah masyarakat, membimbing umat, menjaga nilai-nilai keislaman, dan merawat persatuan,” imbuhnya.
Sachrudin juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran PCNU Kota Tangerang yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan untuk periode 2026–2031 dapat menjalankan amanah dengan baik dan memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Empat Pimpinan PCNU Kota Tangerang
Adapun jajaran pimpinan PCNU Kota Tangerang yang dilantik terdiri atas:
Rais Syuriah: KH Abdul Mu'thi
Ketua Tanfidziyah: H Ahmad Kafi
Katib Syuriah: KH Burhanudin
Sekretaris: Khoiru Supyan
Sachrudin mengatakan pelantikan bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Momentum tersebut juga menjadi pengingat mengenai amanah yang harus dijalankan oleh para pengurus dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.
“Pelantikan mengingatkan kita pada amanah, sementara istigasah mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar perlu disertai doa. Untuk itu saya berharap PCNU Kota Tangerang yang baru dilantik dapat semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin luas manfaatnya,” kata Sachrudin.
Harapan tersebut sekaligus menempatkan PCNU Kota Tangerang sebagai salah satu mitra pemerintah dalam membangun masyarakat. Bagi Sachrudin, kontribusi organisasi keagamaan tidak berhenti pada pembinaan umat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan dan membentuk karakter warga Kota Tangerang.
Editor : HendraSumber : Antara News