Prabowo mengawali pidatonya dengan mengingat kembali sumpah yang diucapkannya sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.
Dia menegaskan pemerintah bekerja dengan empat prinsip utama, yakni menjalankan UUD 1945, menjaga kepentingan inti nasional, mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin, serta berorientasi pada kepentingan rakyat dan generasi mendatang.
"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air," kata Prabowo dalam mengawali pidatonya.
Dia mengakui belum seluruh persoalan bangsa maupun janji pemerintah terselesaikan. Namun, Prabowo menyebut berbagai persoalan yang selama puluhan tahun dianggap rumit mulai dapat ditangani melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, dan gotong royong.
Menurut Prabowo, pemerintah bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan dalam 21 bulan pertama pemerintahan.
Swasembada Pangan
Salah satu capaian yang disoroti Prabowo adalah swasembada pangan. Target yang sebelumnya diperkirakan membutuhkan waktu empat hingga lima tahun, menurut dia, mulai terwujud melalui swasembada delapan komoditas pangan.
Indonesia disebut telah mencapai swasembada beras, cabai besar, cabai rawit, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.
Pemerintah masih mengupayakan swasembada bawang putih, kedelai, daging sapi, dan daging kerbau. Untuk kebutuhan protein, Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada ikan, telur, dan daging ayam.
Prabowo juga menyinggung pembenahan tata kelola pupuk. Pemerintah memangkas 145 peraturan yang menghambat penyaluran pupuk dan menyederhanakannya melalui satu Peraturan Presiden.
Dalam pidatonya, Prabowo menghadirkan Joko Puro, Ketua Kelompok Tani Sri Makmur dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Joko disebut telah 20 tahun bertani dan mampu panen tiga kali setahun dengan produktivitas hingga sembilan ton per hektare.
Di sektor perikanan, pemerintah membangun Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi pelabuhan, tempat pelelangan, penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan, dan fasilitas sosial.
Prabowo menyebut 100 Kampung Nelayan telah dibangun dengan target mencapai 1.000 kampung pada akhir 2026.
Swasembada Energi
Di sektor energi, Prabowo menyoroti implementasi biodiesel B50. Program tersebut menggunakan campuran 50 persen bahan bakar solar yang berasal dari minyak nabati produksi dalam negeri.
Menurut Prabowo, penerapan B50 membuat Indonesia mencapai swasembada bahan bakar minyak jenis solar. Kebijakan itu disebut dapat mengurangi impor, menghemat devisa, memperkuat ketahanan energi, menciptakan permintaan bagi hasil perkebunan, sekaligus mengurangi emisi.
Pemerintah juga terus mengembangkan tenaga surya, panas bumi, tenaga air, bioenergi, dan teknologi penyimpanan energi.
Reformasi BUMN dan Danantara
Prabowo memberikan perhatian besar terhadap pembenahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia menegaskan BUMN merupakan milik rakyat Indonesia, bukan milik direksi maupun komisaris.
Saat Danantara dibentuk, pemerintah menemukan 1.074 BUMN beserta anak dan cucu usahanya. Prabowo menyebut terlalu banyak perusahaan yang tidak produktif serta terlalu banyak lapisan direksi dan komisaris.
Per 14 Agustus 2026, sebanyak 290 BUMN disebut telah ditutup. Pemerintah menargetkan 750 BUMN yang tidak produktif ditutup hingga akhir 2026 sehingga nantinya tersisa 279 BUMN yang dinilai produktif dan menguntungkan.
Perampingan struktur direksi, pengurangan komisaris, dan efisiensi biaya kantor disebut mampu menghemat overhead sekitar Rp50 triliun setiap tahun.
Prabowo juga menyebut keuntungan BUMN pada 2024 dikoreksi turun Rp112 triliun setelah ditemukan permainan angka. Setelah koreksi, keuntungan BUMN 2024 tercatat Rp183 triliun.
Pada 2025, keuntungan BUMN mencapai Rp330 triliun atau meningkat 80,3 persen dibandingkan 2024. Dividen BUMN pada 2025 mencapai Rp142,3 triliun dan ditargetkan menjadi Rp200 triliun pada 2026.
Hilirisasi juga menjadi salah satu penggunaan keuntungan BUMN. Melalui Danantara, pemerintah telah melakukan groundbreaking 13 proyek hilirisasi pada 6 Februari 2026 dan 13 proyek tambahan pada 29 April 2026.
Proyek tersebut mencakup pengolahan batu bara menjadi DME, hilirisasi tembaga dan emas, pengolahan garam industri, serta smelter alumina menjadi aluminium.
Kekayaan Alam dan Ekspor
Prabowo menyebut pemerintah juga menertibkan pengelolaan kekayaan alam. Akhir 2025, pemerintah menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung.
Menurut Prabowo, keuntungan PT Timah pada semester I 2026 meningkat 900 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Valuasi PT Timah juga disebut meningkat 280 persen pada Agustus 2026 dibandingkan Agustus 2025.
Pemerintah juga menghidupkan kembali 27 pesawat Garuda Indonesia yang sebelumnya grounded. Prabowo menyebut perusahaan tersebut mulai memiliki harapan untuk kembali mencatat keuntungan secara berkelanjutan.
Dalam pidatonya, Prabowo memperingatkan agar tidak ada manipulasi angka dalam pelaporan keuntungan BUMN.
Pemerintah juga membangun Bank Emas Indonesia. Prabowo menyebut Bank Emas di Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia kini mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar Rp360 triliun atau sekitar USD20 miliar.
Untuk memperbaiki tata kelola ekspor komoditas strategis, pemerintah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia atau PT DSI. Perusahaan tersebut mulai beroperasi pada 1 Juli 2026.
Prabowo menyebut dalam satu bulan 13 hari, DSI telah menutup selisih antara harga ekspor Indonesia dan harga bursa dunia serta menghimpun devisa USD10,5 miliar.
Desa, Koperasi dan Ekonomi Hijau
Pemerintah juga menempatkan desa sebagai salah satu pusat kekuatan ekonomi nasional. Tahun ini hampir 2.000 jembatan desa telah diselesaikan dengan target 5.000 jembatan selesai pada akhir 2026.
Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih juga terus berjalan. Per 14 Agustus 2026, sebanyak 10.000 koperasi disebut telah operasional dan 3.300 di antaranya telah beroperasi secara optimal.
Target pemerintah adalah membuat 30.000 koperasi beroperasi optimal pada akhir 2026.
Prabowo juga menyebut sistem Registri Unit Karbon dan bursa nilai ekonomi karbon telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia.
Makan Bergizi Gratis dan Pendidikan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian penting dalam pidato Prabowo. Dia menyebut program tersebut bukan hanya menyediakan makanan sehat, tetapi juga membeli hasil petani, peternak, nelayan, dan UMKM di sekitar dapur pelayanan.
Per 14 Agustus 2026, sebanyak 62 juta penerima disebut mendapatkan MBG setiap hari.
Prabowo juga menyoroti digitalisasi pendidikan melalui pembagian layar pintar interaktif atau IFP. Tahun sebelumnya setiap sekolah mendapat satu layar, sedangkan tahun ini ditargetkan tiga layar setiap sekolah.
Teknologi tersebut digunakan untuk menghadirkan pengajaran sains, matematika, teknologi, serta bahasa asing dengan dukungan native speakers.
Pemerintah juga membangun Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu. Sekolah tersebut menyediakan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman.
Sebanyak 84 Sekolah Rakyat permanen disebut telah dibuka.
Prabowo menghadirkan sejumlah siswa Sekolah Rakyat dalam pidatonya, antara lain Muhammad Risky Pratama dari Medan dan Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Kesehatan dan Perlindungan Sosial
Di bidang kesehatan, Prabowo menyebut Program Cek Kesehatan Gratis yang diluncurkan pada Februari 2025 telah menjangkau 108 juta orang.
Layanan tersebut tersedia di 10.255 puskesmas di 38 provinsi. Pemerintah juga membangun dan meningkatkan 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Sebanyak 20 rumah sakit umum daerah baru disebut telah beroperasi.
Negara juga menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi 96,8 juta warga miskin dan tidak mampu.
Digitalisasi bantuan sosial telah berjalan di 143 kabupaten dan kota di 26 provinsi. Sebanyak satu juta keluarga telah terdaftar menuju target 12,5 juta keluarga.
Menurut Prabowo, proses pemeriksaan kelayakan penerima bantuan yang sebelumnya dapat memakan waktu 75 hingga 200 hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit atau jam.
Perumahan dan Pelayanan Publik
Pemerintah juga melaporkan capaian program perumahan. Hingga 30 Juni 2026, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bantuan renovasi rumah telah disalurkan untuk 83.907 rumah.
Pembiayaan pembelian rumah melalui FLPP telah menjangkau 91.531 rumah, sedangkan Kredit Program Perumahan telah menjangkau 95.878 debitur.
Dalam pelayanan publik, 313 kabupaten dan kota telah memiliki Mal Pelayanan Publik. Dalam satu lokasi tersedia hingga 150 jenis layanan.
Pemerintah juga menyoroti pembangunan infrastruktur digital. Jaringan 4G disebut telah menjangkau 98,94 persen populasi. Serat optik telah mencapai seluruh 38 provinsi, 502 dari 514 kabupaten dan kota, 5.319 kecamatan, serta 43.233 desa dan kelurahan.
Satelit SATRIA-1 disebut melayani sekitar 31.803 lokasi pelayanan publik hingga awal Juli 2026.
Pertahanan dan Politik Luar Negeri
Prabowo menegaskan negara harus melindungi rakyat, kekayaan alam, wilayah, kedaulatan, dan kehormatan bangsa.
Pemerintah terus menertibkan kawasan hutan, pertambangan, perkebunan, perdagangan komoditas, serta pengelolaan kekayaan negara. Prabowo juga menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap korupsi.
Di bidang pertahanan, pemerintah memperkuat pertahanan nasional dan industri pertahanan dalam negeri. Prabowo menegaskan kekuatan pertahanan Indonesia bukan untuk mengancam negara lain, melainkan menjaga perdamaian dan memastikan kedaulatan Indonesia tidak diremehkan.
Dalam politik luar negeri, Indonesia terus memperjuangkan perdamaian dan kemerdekaan Palestina, memperkuat ASEAN, serta memperluas kerja sama dengan BRICS, Uni Eropa, Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, India, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan kawasan Pasifik.
Prabowo menyebut 25 perjanjian dagang telah terimplementasi. Lima di antaranya merupakan perjanjian dagang baru yang terimplementasi dalam satu tahun terakhir.
Target Indonesia 2045
Menutup pidatonya, Prabowo mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah.
Masih ada keluarga miskin, anak yang membutuhkan pendidikan terbaik, rumah yang harus diperbaiki, pekerjaan yang harus diciptakan, kebocoran yang harus ditutup, dan korupsi yang harus diberantas.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak membangun Indonesia hanya untuk satu masa jabatan, tetapi untuk satu zaman dan satu abad Indonesia.
Dia membayangkan Indonesia 2045 sebagai negara yang tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah, melainkan teknologi dan produk bernilai tinggi. Indonesia juga diharapkan tidak hanya menjadi pasar, tetapi produsen dan salah satu bangsa yang memimpin dunia.
"Dan yang paling penting, saya percaya kepada rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan APBN, investasi, hilirisasi, industrialisasi, BUMN, dan devisa hanyalah sarana. Tujuan akhirnya adalah manusia agar anak dapat belajar, ibu hidup tenang, ayah memperoleh pekerjaan yang layak, dan lansia menjalani masa tua dengan bermartabat.
"Agar seluruh rakyat dapat berkata: negara hadir untuk kami."
Pidato kemudian ditutup dengan ajakan untuk menjaga persatuan, bekerja keras, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.
"Mari kita buktikan kepada dunia bahwa demokrasi dapat menghasilkan kesejahteraan; bahwa persatuan dapat menghasilkan kemajuan; dan bahwa bangsa besar dapat mengelola kekayaannya sendiri dengan jujur dan adil."
Prabowo menutup pidatonya dengan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dan seruan, "Merdeka! Merdeka! Merdeka!"
Naskah Asli Pidato Presiden Prabowo 14 Agustus 2026
Pidato Presiden RI:
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI
14 Agustus 2026 Pagi
-
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. -
Yang saya hormati, [daftar hadir dicetak].
-
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
-
Pagi ini saya kembali berdiri di ruangan yang sama tempat saya mengucapkan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia.
-
Pada hari itu, 20 Oktober 2024, di hadapan Majelis yang terhormat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang paling penting di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa, saya berjanji akan menjalankan kepemimpinan dengan tulus; mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang tidak memilih saya.
-
Untuk menunaikan janji-janji yang saya ucapkan, dan menunaikan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah pimpin Pemerintahan eksekutif selama 21 bulan terakhir dengan empat prinsip utama:
-
Pertama, kami bekerja untuk menjaga dan melaksanakan perintah Undang Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945,
-
Kedua, kami bekerja menjaga dan menjalankan kepentingan inti nasional yang vital (core and vital national interest). Hal ini termasuk menjaga semua kekayaan bangsa Indonesia.
-
Ketiga, kami bekerja untuk selalu mengatasi kesulitan rakyat dan waktu yang sesingkat-singkatnya.
-
Keempat, dalam bekerja, kami selalu beriorientasi pada kepentingan rakyat, anak-anak dan cucu-cucu mereka.
-
Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan Majelis ini. Saya kembali untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan; apa yang mulai berhasil kita tunaikan; dan apa yang masih harus kita selesaikan.
-
Saya tidak akan mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai. Belum. Saya tidak akan mengatakan bahwa seluruh janji telah tertunaikan. Belum.
-
Tetapi dalam waktu kurang dari 2 tahun, kita telah membuktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, kerja keras, dan gotong royong seluruh unsur bangsa, masalah yang puluhan tahun dianggap terlalu rumit dapat mulai diselesaikan.
-
Dalam 21 bulan, Pemerintah yang saya pimpin bersama saudara Gibran Rakabuming Raka telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan untuk menyelesaikan masalah-masalah kronis negara.
-
Swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam 4 sampai 5 tahun, telah mulai terwujud melalui swasembada 8 komoditas pangan.
-
Janji swasembada energi mulai diwujudkan melalui swasembada BBM jenis solar dengan B50.
-
Janji makanan bergizi, bantuan sosial digital, dan hilirisasi tidak lagi menjadi rencana di atas kertas. Semuanya telah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan rakyat.
-
Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini adalah alasan untuk bekerja lebih keras.
-
Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat.
-
Kemerdekaan yang sejati adalah ketika rakyat bebas dari kelaparan, kemiskinan, kebodohan, ketakutan, dan penindasan. Ketika petani memperoleh pupuk tepat waktu. Ketika nelayan memiliki fasilitas yang layak.
-
Ketika anak dapat belajar dan makan bergizi. Ketika seorang ibu dapat membawa anaknya berobat tanpa takut kehilangan seluruh tabungannya.
-
Delapan puluh satu tahun yang lalu, para pendiri bangsa mewariskan kepada kita sebuah negara dan sebuah cita-cita: Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur; Indonesia yang kekayaannya dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
-
Undang-Undang Dasar kita adalah peta jalan pembangunan, kompas moral negara, dan kontrak luhur antara negara dengan rakyatnya.
-
Karena itu saya tidak menerima mandat rakyat untuk menjelaskan mengapa masalah tidak dapat diselesaikan. Saya menerima mandat rakyat untuk menyelesaikannya.
-
Kami memilih mengambil keputusan yang sulit hari ini daripada mewariskan masalah yang lebih berat kepada anak-anak kita nanti.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Pembangunan bangsa bukan pekerjaan Presiden seorang diri. Republik ini dibangun oleh kerja bersama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh rakyat Indonesia.
-
MPR terus menjalankan perannya sebagai Rumah Kebangsaan — memperkuat literasi konstitusi serta merawat Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur pemilihan. Demokrasi harus memenuhi hak dasar rakyat dan berpegang pada Pasal 33 serta Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945.
-
DPR bersama pemerintah telah menyelesaikan dan mengundangkan 13 rancangan undang-undang sampai Juli 2026. Salah satunya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga — pengakuan bahwa setiap pekerjaan memiliki martabat dan setiap pekerja berhak memperoleh perlindungan.
-
DPD menghimpun 10.883 aspirasi dari 38 provinsi dan membawanya ke dalam dialog dengan Bappenas sebagai masukan bagi Rencana Kerja Pemerintah 2027. DPD juga terus memperjuangkan Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan yang kini memasuki pembahasan tripartit bersama DPR dan pemerintah.
-
Mahkamah Agung pada 2025 menangani 38.148 perkara dan memutus 37.973 perkara, dengan produktivitas 99,54 persen. Sebanyak 96,74 persen perkara diselesaikan dalam waktu kurang dari 3 bulan — capaian ketepatan waktu minutasi tertinggi sepanjang sejarah Mahkamah Agung.
-
Keadilan yang terlambat adalah ketidakadilan yang dipanjangkan.
-
Mahkamah Konstitusi sepanjang 2025 menangani 701 perkara dan permohonan, termasuk 334 perselisihan hasil pemilihan kepala daerah. Sebanyak 598 perkara dan permohonan telah diputus.
-
Sampai 23 Juli 2026, 84,51 persen permohonan ke MK diajukan secara daring, sehingga warga dari Aceh sampai Papua tidak harus selalu datang ke Jakarta.
-
BPK menjaga agar setiap rupiah uang rakyat digunakan dengan benar. Sepanjang 2025, rekomendasi hasil pemeriksaan BPK menghasilkan penyelamatan keuangan negara 112 triliun Rupiah.
-
Kepercayaan dunia kepada auditor Indonesia juga meningkat. BPK terpilih menjadi Ketua INTOSAI periode 2028–2031 dan anggota United Nations Board of Auditors periode 2026–2032.
-
Komisi Yudisial pada Januari sampai Juni 2026 menerima 1.402 laporan masyarakat dan 622 permohonan pemantauan persidangan. Komisi Yudisial mengusulkan sanksi kepada 121 hakim yang terbukti melanggar kode etik, termasuk 14 sanksi sedang dan 17 sanksi berat.
-
Kita menjaga kemandirian hakim. Tetapi kemandirian tidak berarti tanpa akuntabilitas.
-
Seluruh capaian tersebut menunjukkan bahwa konstitusi kita hidup: suara rakyat diserap, pekerja dilindungi, daerah diperjuangkan, perkara diselesaikan, hak konstitusional dijaga, uang negara diselamatkan, dan hakim yang melanggar ditindak.
-
Inilah demokrasi yang bekerja. Inilah negara yang hadir.
-
Saudara-saudara,
-
Dunia sedang menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, gangguan rantai pasok, dan tekanan ekonomi. Dalam keadaan seperti ini, Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki sendiri.
-
Kemandirian bukan berarti menutup pintu kepada dunia. Kemandirian adalah membuka pintu kepada dunia tanpa menyerahkan kunci rumah kita.
-
Alhamdulillah, di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai 1.931 triliun Rupiah dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.
-
Pada semester pertama 2026, realisasi investasi mencapai 1.010 triliun Rupiah dan menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.
-
Ekonomi kita pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45 persen. Ini adalah pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
-
Tetapi saya tegaskan: pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat.
-
Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan. Setiap kebijakan harus memperbaiki kehidupan rakyat.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Bangsa yang kuat harus mampu memberi makan rakyatnya sendiri. Ketika kami menerima mandat, petani masih menghadapi pupuk yang sulit diperoleh, harga gabah yang jatuh saat panen, dan aturan yang berbelit-belit.
-
Kami tidak menyalahkan siapa pun. Kami mencari solusi.
-
Kita pangkas 145 peraturan yang menghambat penyaluran pupuk, lalu kita sederhanakan dalam satu Peraturan Presiden. Birokrasi tidak boleh lebih rumit daripada masalah yang ingin diselesaikannya. Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit.
-
Hari ini hadir bersama kita Bapak Joko Puro, Ketua Kelompok Tani Sri Makmur dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pak Joko telah 20 tahun bertani. Dengan air, teknologi, dan pupuk yang tersedia, ia mampu panen tiga kali setahun dengan produktivitas sampai 9 ton per hektare. Penurunan harga pupuk bersubsidi ikut memangkas biaya produksinya.
-
Ketika kita berbicara tentang pupuk, kita berbicara tentang pendapatan petani, harga pangan, dan kedaulatan bangsa. Mari kita berikan tepuk tangan kepada Pak Joko Puro dan seluruh petani Indonesia.
-
Kerja keras petani, penyuluh, pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN pangan, koperasi, dan seluruh unsur bangsa telah menghasilkan capaian besar. Dalam satu tahun terakhir, Indonesia mencapai swasembada 8 komoditas pangan.
-
Kita sekarang sudah swasembada beras, cabai besar, cabai rawit, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam dan bawang merah.
-
Kita masih mengusahakan agar bisa swasembada bawang putih, kedelai, daging sapi dan daging kerbau. Namun daging ini sebenarnya, esensinya adalah protein, dan untuk protein kita sudah swasembada ikan, telur, dan daging ayam.
-
Untuk memperkuat perikanan kita, kita membangun Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi pelabuhan, tempat pelelangan, penyimpanan dingin, bengkel, pengolahan hasil laut, perumahan, dan fasilitas sosial.
-
Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah dibangun. Target kita, 1.000 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir 2026.
-
Bangsa maritim tidak boleh bergantung pada impor hasil laut dan garam. Laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran nelayan Indonesia.
-
Saudara-saudara,
-
Kemandirian berikutnya adalah kemandirian energi. Kita mempercepat penggunaan biodiesel B50: 50 persen campuran bahan bakar solar berasal dari minyak nabati yang diproduksi bangsa sendiri.
-
Dengan B50, Indonesia telah mencapai swasembada bahan bakar minyak jenis solar. Kita mengurangi impor, menghemat devisa, memperkuat ketahanan energi, menciptakan permintaan bagi hasil perkebunan, dan mengurangi emisi.
-
Kita juga terus mengembangkan tenaga surya, panas bumi, tenaga air, bioenergi, dan teknologi penyimpanan energi. Kedaulatan energi harus berjalan bersama tanggung jawab menjaga bumi bagi generasi berikutnya.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
BUMN bukan milik direksi. BUMN bukan milik komisaris. BUMN adalah milik rakyat Indonesia.
-
Ketika kita bentuk Danantara, kita menemukan 1.074 BUMN beserta anak dan cucu usahanya. Terlalu banyak yang tidak produktif. Terlalu banyak lapisan direksi dan komisaris.
-
Per hari ini, sebanyak 290 BUMN telah kita tutup. Sampai akhir 2026, target kita tutup 750 BUMN yang tidak produktif. Nantinya kita akan hanya punya 279 BUMN yang kesemuanya produktif dan menguntungkan.
-
Dengan perampingan jumlah direksi, pengurangan jumlah komisaris, dan biaya kantor, kita hemat overhead sekitar 50 triliun Rupiah setiap tahun.
-
50 triliun Rupiah setiap tahun tidak lagi habis di BUMN untuk membiayai struktur organisasi yang tidak produktif. Uang itu sekarang kita gunakan untuk investasi, industri, pelayanan, dan manfaat bagi rakyat.
-
Selain itu, kita juga telah melaksanakan perintah Undang Undang Dasar 1945 untuk menjaga kekayaan bangsa Indonesia, agar dinikmati oleh rakyat Indonesia.
-
Akhir tahun lalu, kita tutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Dampaknya, keuntungan PT TIMAH di Semester 1 tahun 2026 naik 900% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Valuasi PT TIMAH naik 280% di Agustus 2026 dibandingkan di Agustus 2025 lalu.
-
Pembenahan BUMN kita lakukan secara besar-besaran. 27 pesawat Garuda Indonesia yang grounded telah kita berhasil terbangkan kembali. Garuda Indonesia sudah sekian tahun rugi, sekarang sudah ada harapan untuk kembali untung berkelanjutan.
-
Saya juga sudah ingatkan di sini, saya tidak mau ada permainan angka. Jangan saya dilaporkan angka-angka yang tidak benar.
-
Keuntungan BUMN tahun 2024 telah kita koreksi turun sebesar 112 triliun Rupiah karena ditemukan permainan angka. Setelah dikoreksi, keuntungan BUMN 2024 tercatat 183 triliun Rupiah.
-
Pada 2025, keuntungan BUMN mencapai 330 triliun Rupiah, naik 80,3 persen dari 2024. 330 triliun Rupiah ini adalah keuntungan tanpa permainan angka.
-
Karena perbaikan-perbaikan yang kita kerjakan, dividen BUMN tahun 2025 mencapai 142,3 triliun - dan dividen BUMN tahun 2026 ditargetkan sebesar 200 triliun.
-
Namun, tentu angka dividen BUMN harus dilihat secara net dengan PMN atau penanaman modal negara yang diberikan ke BUMN pada tahun yang sama.
-
Pada tahun 2024, dividen BUMN dikurangi PMN: 53 triliun Rupiah. Tahun 2025, dividen BUMN dikurangi PMN: 138 triliun Rupiah. Naik 160%.
-
Keuntungan BUMN sekarang gunakan untuk mempecepat upaya downstreaming kita. Dengan Danantara, kita sudah ground breaking 13 proyek hilirisasi di 6 Februari 2026, dan 13 proyek hilirisasi tambahan di 29 April 2026.
-
Proyek-proyek seperti pengolahan batu bara menjadi DME, hilirisasi tembaga dan emas, pengolahan garam industri, dan smelter alumina menjadi aluminum ini menghasilkan ratusan ribu lapangan kerja baru. Belum lagi proyek-proyek waste to energy yang telah kita juga mulai.
-
Keuntungan BUMN juga sekarang kita gunakan untuk percepat upaya downstreaming kita dengan upstreaming. Kita beli perusahaan-perusahaan terbaik dunia, dapatkan teknologinya, manajemennya, pasarnya, jadikan Indonesia bagian dari rantai pasok dunia.
-
Sebagai contoh, minggu lalu Danantara mengumumkan, Republik Indonesia sekarang ikut jadi pemilik perusahaan protein terbesar dan paling menguntungkan di dunia. Dengan investasi strategis seperti ini, kita membuka akses pasar dan kesempatan baru bagi petani dan nelayan kita.
-
Saudara-saudara,
-
Kita juga membangun Bank Emas Indonesia. Ketika diresmikan pada Februari 2025, kita ingin emas Indonesia tidak hanya ditambang di negeri sendiri, tetapi disimpan, diperdagangkan, dan memberi nilai tambah di negeri sendiri.
-
Hari ini Bank Emas di Pegadaian dan di Bank Syariah Indonesia mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar 360 triliun Rupiah, atau sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat. Kekayaan Indonesia harus memperkuat tabungan, pembiayaan, dan perekonomian Indonesia.
-
Kita juga membenahi ekspor komoditas strategis. Sebelumnya, minyak sawit mentah Indonesia dijual secara FOB sekitar 15.000 Rupiah per kilogram, sementara harga di bursa CPO Belanda sekitar 27.000 Rupiah per kilogram.
-
Karena itu, pada 20 Mei 2026, di ruangan ini, kita mengumumkan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia atau PT DSI.
-
PT DSI mulai beroperasi pada 1 Juli 2026. Dalam 1 bulan 13 hari, DSI menutup selisih antara harga ekspor Indonesia dan harga bursa dunia, serta menghimpun devisa 10,5 miliar Dollar Amerika.
-
Kita tidak ingin lagi bangsa Indonesia dicurangi. Kekayaan Indonesia tidak boleh memperkaya dunia dan meninggalkan rakyatnya sendiri hidup susah.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Kekuatan ekonomi Indonesia berada di desa: pada petani, nelayan, pedagang, perajin, perempuan kepala keluarga, dan anak muda yang membangun usaha di kampung halaman.
-
Karena itu konektivitas antar desa harus baik. Tahun ini kita telah menyelesaikan hampir 2.000 jembatan desa, target akhir tahun ini selesai 5.000 jembatan desa. Tidak boleh lagi ada anak-anak harus bertaruh nyawa menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan.
-
Karena itu juga, kita membangun Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan ekonomi rakyat. Per hari ini, 10.000 Koperasi telah operasional. Dari 10.000, 3.300 Koperasi telah operasional optimal. Sisanya sedang masa penyesuaian.
-
Operasional optimal artinya ruang berpendingin sudah berjalan. Stok sudah bisa dimonitor oleh sistem digital terpusat. Koperasi sudah bisa menjadi offtaker atau pembeli hasil pertanian dan perikanan setempat.
-
Target kita, 30.000 Koperasi operasional optimal pada akhir 2026.
-
Koperasi adalah alat agar petani tidak berjalan sendiri, nelayan tidak menjual sendiri, dan desa memiliki daya tawar.
-
Kita juga menggerakkan ekonomi hijau. Sistem Registri Unit Karbon dan bursa nilai ekonomi karbon telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia. Hutan yang kita jaga, emisi yang kita kurangi, dan teknologi bersih yang kita bangun harus menciptakan nilai bagi rakyat Indonesia.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Kita dapat membangun pelabuhan, bendungan, jalan, smelter, dan pembangkit listrik. Tetapi pembangunan yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia.
-
Kita memulai dari hal paling mendasar: gizi. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar. Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar menyediakan makanan sehat. Program ini juga membeli hasil petani, peternak, nelayan, dan UMKM di sekitar dapur pelayanan.
-
Hari ini hadir bersama kita Kristina Beno, siswi kelas 6 sekolah dasar dari Papua Selatan. Kristina adalah anak seorang petani. Makanan bergizi membantu Kristina menjadi lebih bugar, lebih fokus, dan lebih rajin hadir di sekolah.
-
Bagi sebagian orang, satu piring makanan terlihat sederhana. Bagi Kristina dan sekarang sudah 62 juta penerima MBG setiap hari, satu piring makanan adalah tenaga untuk belajar dan harapan untuk masa depan.
-
Mari kita berikan tepuk tangan kepada Kristina dan seluruh anak Indonesia.
-
Namun memberikan makanan bergizi saja tidak cukup. Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik.
-
Ketidakmampuan tidak boleh menjadi warisan. Kesempatanlah yang harus kita wariskan.
-
Karena itu kita membagikan layar pintar interaktif atau IFP untuk semua sekolah di Indonesia. Tahun lalu kita bagikan 1 layar setiap sekolah. Tahun ini 3 layar setiap sekolah.
-
Dengan layar-layar ini kita hadirkan guru-guru terbaik, untuk mengajar sains, matematika, teknologi dan juga para native speakers, untuk belajar bahasa asing. Anak-anak Indonesia harus menguasai bahasa asing dari kecil.
-
Kemampuan berbahasa penting, agar anak-anak kita nantinya punya kemampuan bekerja di mancanegara. Mengejar kehidupan yang baik, gaji yang tinggi, kirim devisa dan bantu keluarganya di Indonesia.
-
Banyak negara sekarang sangat kekurangan tenaga kerja. Jepang, Korea, kekurangan tenaga kerja. Orang Indonesia dikenal ramah dan ulet. Tenaga kerja kita diharapkan di sana, bantu mereka, menjadi perawat, menjadi supir bus, dengan upah belasan bahkan puluhan juta Rupiah sebulan.
-
Kita juga membangun Sekolah Rakyat: sekolah berasrama bagi anak dari keluarga paling tidak mampu, dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman.
-
Hari ini, 84 Sekolah Rakyat permanen telah dibuka.
-
Salah satu siswanya adalah Muhammad Risky Pratama, 12 tahun, siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan. Risky pernah mengayuh sepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual. Ia sempat putus sekolah dan belum lancar membaca serta menghitung.
-
Hari ini, Risky kembali ke sekolah. Ia mulai menemukan kembali haknya untuk belajar dan menata cita-cita. Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak.
-
Hadir pula Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Ketika kelas 4 sekolah dasar, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya telah wafat dan ibunya penyandang disabilitas. Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendirian.
-
Kemarin saya juga mendapat kabar, 7 siswa Sekolah Rakyat di Makassar berhasil memenangkan Olimpiade Nasional Indonesia ke 15, pada bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi.
-
Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak mampu, jika diberikan kesempatan, diberikan fasilitas, bisa mencapai prestasi nasional bahkan internasional.
-
Mari kita berikan tepuk tangan kepada Risky, Citra, dan seluruh siswa Sekolah Rakyat.
-
Saudara-saudara,
-
Negara harus menjaga kesehatan rakyat sebelum mereka sakit berat.
-
Sejak diluncurkan pada Februari 2025, Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 108 juta orang. Pada 2025 tercatat 70,2 juta peserta, dan sampai akhir Juni 2026 tercatat 59,5 juta peserta, dengan sebagian warga mengikuti pemeriksaan pada kedua periode.
-
Layanan Cek Kesehatan Gratis ini sekarang tersedia di 10.255 puskesmas pada 38 provinsi.
-
Pemerataan pelayanan juga terus dilakukan. Pemerintah membangun dan meningkatkan 66 Rumah Sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Hari ini 20 Rumah Sakit Umum Daerah baru yang kita bangun sudah operasional.
-
Negara juga telah menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi 96,8 juta warga miskin dan tidak mampu.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Perlindungan sosial harus semakin tepat sasaran, mudah, dan bermartabat. Per hari ini, digitalisasi pendaftaran bantuan sosial telah berjalan di 143 kabupaten dan kota pada 26 provinsi. Sebanyak 1 juta keluarga telah terdaftar menuju target 12,5 juta keluarga.
-
Sebelumnya, keluarga miskin dapat mengeluarkan sekitar 150.000 Rupiah untuk perjalanan, dokumen, fotokopi, dan waktu kerja yang hilang. Sekarang pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya, gratis.
-
Pemeriksaan kelayakan yang sebelumnya dapat memakan waktu 75 sampai 200 hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit atau jam.
-
Rakyat miskin tidak boleh membayar untuk membuktikan bahwa ia miskin. Rakyat juga tidak boleh berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki negara.
-
Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kota Bekasi. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar 700 Rupiah per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya.
-
Hadir pula Ibu Margarelitha Rohi dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sejak kecil ia hidup dalam kesulitan dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Pada usia 38 tahun, ia masih berdagang serta merawat tantenya yang berusia 80 tahun. Bantuan Sosial ATENSI berupa beras dan minyak menjadi penopang keluarganya.
-
Negara hadir bukan untuk menggantikan kerja keras rakyat. Negara hadir agar kerja keras rakyat tidak sia-sia.
-
Saudara-saudara,
-
Rumah bukan sekadar bangunan. Rumah adalah tempat anak belajar, keluarga bertumbuh, dan manusia merasa aman.
-
Sampai 30 Juni 2026, pemerintah telah menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS, atau lebih mudah kita sebut bantuan renovasi rumah, bagi 83.907 rumah.
-
Pembiayaan pembelian rumah dengan FLPP telah menjangkau 91.531 rumah, dan Kredit Program Perumahan telah menjangkau 95.878 debitur.
-
Hadir bersama kita Ibu Thelma Humena dari Kota Manado. Rumahnya dahulu memiliki fondasi rapuh, dinding, lantai, dan atap yang rusak. Melalui BSPS, keluarganya dapat memperbaiki rumah itu.
-
Hadir pula Bapak Andre Kawaru dari Samarinda. Ia berdagang kelinci dari satu pasar malam ke pasar malam lain dan bertahun-tahun hidup di rumah kontrakan. Melalui KPR Subsidi FLPP, Pak Andre kini memiliki rumah sendiri di Palaran, Samarinda.
-
Bagi keluarga Pak Andre, rumah bukan sekadar aset. Rumah adalah ketenangan, martabat, dan masa depan.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Negara tidak boleh membuat rakyat berkeliling dari satu kantor ke kantor lain. Hari ini, 313 kabupaten dan kota telah memiliki Mal Pelayanan Publik. Dalam satu tempat tersedia sampai 150 jenis layanan, dari dokumen kependudukan dan izin usaha sampai pertanahan, pajak, jaminan sosial, imigrasi, serta kepolisian.
-
Pelayanan satu atap menghemat waktu dan biaya, sekaligus mempersempit ruang percaloan. Ke depan, layanan tersebut juga harus tersedia secara digital.
-
Jaringan digital adalah infrastruktur pemerataan. Jaringan 4G telah menjangkau 98,94 persen dari populasi kita. Serat optik telah mencapai seluruh 38 provinsi, 502 dari 514 kabupaten dan kota, 5.319 kecamatan, serta 43.233 desa dan kelurahan.
-
Satelit SATRIA-1 yang kita miliki sekarang melayani sekitar 31.803 lokasi pelayanan publik sampai awal Juli 2026.
-
Bagi kita, internet bukan sekadar sinyal. Internet adalah jalan bagi anak desa untuk belajar, bagi puskesmas untuk melayani, bagi nelayan untuk mengetahui harga, dan bagi usaha kecil untuk menemukan pasar.
-
Teknologi harus membuat negara semakin dekat, bukan semakin rumit.
-
Saudara-saudara,
-
Negara yang kuat bukan hanya negara yang ekonominya tumbuh. Negara yang kuat adalah negara yang melindungi rakyat, kekayaan alam, wilayah, kedaulatan, dan kehormatan bangsa.
-
Kita terus menertibkan kawasan hutan, pertambangan, perkebunan, perdagangan komoditas, dan pengelolaan kekayaan negara. Korupsi mencuri hak anak untuk belajar, obat dari pasien, pupuk dari petani, dan kesempatan kerja dari generasi muda. Karena itu, tidak boleh ada toleransi terhadap korupsi.
-
Dalam dunia yang semakin tidak pasti, kita memperkuat pertahanan nasional dan industri pertahanan dalam negeri. Kekuatan pertahanan Indonesia bukan untuk mengancam bangsa lain. Kekuatan itu untuk menjaga perdamaian dan memastikan tidak ada pihak yang meremehkan kedaulatan kita.
-
Kita menghormati semua bangsa. Kita bersahabat dengan semua negara. Tetapi kita akan menjaga setiap jengkal tanah air Indonesia.
-
Di panggung dunia, Indonesia terus memperjuangkan perdamaian dan kemerdekaan Palestina, memperkuat ASEAN, serta memperluas kerja sama dengan BRICS, Uni Eropa, Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, India, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan kawasan Pasifik.
-
Prinsip politik luar negeri kita tetap: seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Tetapi persahabatan harus membuka pasar bagi produk Indonesia, membawa investasi dan teknologi, serta menciptakan pekerjaan bagi rakyat Indonesia.
-
Dengan diplomasi kita, sekarang 25 perjanjian dagang telah terimplementasi, termasuk 5 perjanjian dagang baru terimplementasi dalam satu tahun terakhir. 2 perjanjian dagang dalam proses ratifikasi, dan 13 perjanjian dagang dalam proses perundingan, masuk 2 yang menunggu jadwal penandatanganan.
-
Saudara-saudara sekalian,
-
Hari ini saya telah menyampaikan beberapa capaian yang nyata: swasembada 8 komoditas pangan; swasembada solar melalui B50; 84 Sekolah Rakyat permanen terbangun dan operasional; 100 Kampung Nelayan operasional menuju 1.000; 10.000 Koperasi Desa operasional menuju 30.000; dan setidaknya 108 kebijakan yang menyelesaikan masalah-masalah kronis negara dalam kurang dari 2 tahun pertama Pemerintahan.
-
Sebanyak 500 BUMN telah ditutup. Keuntungan BUMN mencapai 330 triliun Rupiah tanpa permainan angka. Bank Emas mengelola 153 ton emas. PT DSI menghimpun devisa 10,5 miliar Dollar Amerika dalam 1 bulan 13 hari.
-
Namun saya harus berkata jujur: pekerjaan kita masih sangat besar. Masih ada keluarga yang miskin, anak yang membutuhkan pendidikan terbaik, rumah yang harus diperbaiki, pekerjaan yang harus diciptakan, kebocoran yang harus ditutup, dan korupsi yang harus diberantas.
-
Selama pekerjaan itu masih ada, pemerintah dan seluruh lembaga negara tidak boleh berpuas diri.
-
Kita tidak membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia.
-
Saya membayangkan Indonesia 2045 sebagai negara yang tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah, tetapi mengekspor teknologi dan produk bernilai tinggi. Bukan hanya menjadi pasar, tetapi menjadi produsen. Bukan mengejar bangsa lain, tetapi menjadi salah satu bangsa yang memimpin dunia.
-
Kita tidak hanya membangun Indonesia untuk diwariskan kepada anak-anak kita. Kita juga membangun anak-anak Indonesia yang kelak sanggup menjaga dan memimpin bangsanya.
-
Saya percaya kepada petani dan nelayan Indonesia. Saya percaya kepada buruh, guru, dokter, prajurit, polisi, hakim, dan aparatur negara. Saya percaya kepada ilmuwan, insinyur, pengusaha, pekerja kreatif, dan anak-anak muda Indonesia.
-
Dan yang paling penting, saya percaya kepada rakyat Indonesia.
-
Hari ini kita melihat Pak Joko, Kristina, Risky, Citra, Ibu Susanah, Ibu Margarelitha, Ibu Thelma, dan Pak Andre. Mereka mengingatkan kita bahwa di balik setiap kebijakan ada manusia. Di balik setiap angka ada kehidupan. Di balik setiap grafik pertumbuhan ada keluarga yang berharap hidupnya menjadi lebih baik.
-
APBN, investasi, hilirisasi, industrialisasi, BUMN, dan devisa hanyalah sarana. Tujuan akhirnya adalah manusia: agar anak dapat belajar, ibu hidup tenang, ayah memperoleh pekerjaan yang layak, dan lansia menjalani masa tuanya dengan bermartabat.
-
Agar seluruh rakyat dapat berkata: negara hadir untuk kami.
-
Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh lembaga negara; pemerintah daerah; TNI dan Polri; ASN; guru; tenaga kesehatan; petani; nelayan; buruh; pengusaha; pekerja; relawan; tokoh agama; tokoh masyarakat; dan seluruh rakyat Indonesia.
-
Tidak ada Presiden yang mampu membangun Indonesia seorang diri. Bangsa ini dibangun oleh gotong royong.
-
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
-
Delapan puluh satu tahun yang lalu, para pendiri bangsa mewariskan kepada kita sebuah Republik. Republik ini tidak didirikan agar negara sekadar ada. Republik ini didirikan agar rakyat tidak pernah merasa sendiri.
-
Tugas kita bukan sekadar menjaga Republik ini tetap berdiri. Tugas kita adalah memastikan Republik ini hadir—menghadirkan keadilan, kesejahteraan, kesempatan, dan harapan.
-
Selama kita bersatu, bekerja keras, setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan, tidak ada kekuatan apa pun yang mampu menghentikan langkah Indonesia.
-
Mari kita buktikan kepada dunia bahwa demokrasi dapat menghasilkan kesejahteraan; bahwa persatuan dapat menghasilkan kemajuan; dan bahwa bangsa besar dapat mengelola kekayaannya sendiri dengan jujur dan adil.
-
Dirgahayu Republik Indonesia ke 81.
-
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
-
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*Keterangan: Diterima redaksi dari Agenda DPR/MPR/DPD
Editor : Hendra