BPS Sebut Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Tembus 7,45 Juta pada Semester I 2026

Muhtamimah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:27 WIB
Sejumlah wisatawan mengunjungi Museum Nasional Indonesia (MNI) di Jakarta, Selasa (06/01/2026). BPS mencatat kunjungan wisman mencapai 7,45 juta orang pada semester I 2026, naik 5,71 persen dan menjadi yang tertinggi sejak pandemi. (Dok. Jawa Pos)
Sejumlah wisatawan mengunjungi Museum Nasional Indonesia (MNI) di Jakarta, Selasa (06/01/2026). BPS mencatat kunjungan wisman mencapai 7,45 juta orang pada semester I 2026, naik 5,71 persen dan menjadi yang tertinggi sejak pandemi. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com – Tren pemulihan sektor pariwisata Indonesia terus berlanjut. Sepanjang semester pertama 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 7,45 juta orang. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi untuk periode Januari–Juni sejak pandemi Covid-19.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian kunjungan wisman selama Januari–Juni 2026 merupakan yang tertinggi sejak tahun 2020," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono.

Pada Juni 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat 1,39 juta orang. Sebanyak 1,21 juta wisatawan masuk melalui pintu masuk utama, sedangkan 175.696 lainnya melalui pintu masuk perbatasan.

Secara bulanan, jumlah kunjungan naik tipis 0,32 persen dibandingkan Mei 2026. Namun, secara tahunan masih turun 2,15 persen dibandingkan Juni tahun lalu.

Malaysia masih menjadi negara asal wisatawan terbesar dengan 258.690 kunjungan atau sekitar 18,7 persen dari total wisman pada Juni. Meski tetap mendominasi, jumlah wisatawan Malaysia turun 13,25 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sebaliknya, kunjungan wisatawan dari Singapura dan Australia justru meningkat. Wisatawan asal Singapura mencapai 169.910 orang atau naik 24,26 persen secara bulanan.

Sementara itu, wisatawan Australia tercatat 167.500 orang atau meningkat 8,04 persen. Jumlah tersebut menyumbang sekitar 12,1 persen dari total kunjungan wisman.

"Secara tahunan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan asal Malaysia dan Australia, sedangkan wisatawan asal Singapura mengalami penurunan," kata Ateng.

Berdasarkan pintu masuk, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menjadi gerbang utama wisatawan asing dengan 604.962 kunjungan pada Juni 2026. Wisatawan asal Australia mendominasi kedatangan melalui bandara tersebut dengan 156.706 orang.

Posisi berikutnya ditempati Bandara Soekarno-Hatta yang melayani 240.681 kunjungan, disusul Batam dengan 156.984 kunjungan wisatawan mancanegara. (mim/dio)

Editor : Hendra
Sumber : Jawa Pos Koran
Wisman pariwisata wisatawan mancanegara bps