JawaPos.com - Simson Rarameha Ngadang atau akrab dipanggil Temon wafat di usia 59 tahun. Minggu (12/7) pagi, Temon menghembuskan napas terakhir di RSUD Mampang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 08.30 WIB akibat serangan jantung. Sebelumnya, pukul 07.00 WIB, Temon sempat mengeluh nyeri di dada.
"Dia mengeluh sakit pas baru minum teh hangat. Habis minum sedikit, ternyata masih sakit dan saya bawa ke rumah sakit," ujar Mae, istri Temon. Sebelum wafat, Temon yang punya riwayat darah tinggi sempat mendapat tindakan medis. Namun, nyawa komedian yang kerap tampil bersama Abdel Achrian itu tak dapat diselamatkan. "Kalau dia udah ngomong sakit, itu berarti udah nggak bisa nahan," tambah Mae.
Kemarin (13/7) siang, jenazah Temon dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya disemayamkan di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Effatha, Melawai, Jakarta Selatan. "Sampai jumpa, Sayangku. Sampai jumpa lagi di sana," ujar Mae, sambil menabur bunga di makam Temon.
Keluarga lain dan teman-teman Temon sesama komedian turut mengantar pemain sinetron Para Pencari Tuhan jilid 16: Kiamat Sudah Dekat itu ke peristirahatan terakhir. Beberapa di antaranya adalah Daus Mini, Mongol, dan Tarzan.
Sementara itu, Abdel selaku sahabat karib dan rekan melawak Temon berhalangan hadir. Dia masih berada di Amerika Serikat. Namun, Abdel menjadi salah satu dari orang-orang pertama yang mengungkapkan duka di media sosial. Dia mengunggah foto dirinya bersama Temon dan menulis takarir "Innalilahi wainnailaihi rojiun. Selamat jalan Mon".
Rico, anak Temon, mengatakan bahwa dia mendapat telepon dari Abdel setelah ayahnya tiada. "Cing Abdel minta maaf semalam, nggak bisa antar papa. Tapi nanti pas sudah di Indonesia, cing Abdel minta diantar ke papa," jelas Rico.
Rico, yang menangis terisak, menambahkan bahwa Abdel berjanji untuk menjaga keluarga Temon setelah sahabatnya itu wafat. "Bakal jagain keluarga, jagain mama, adik-adik, semuanya bakal dijaga," ujar Rico yang kemudian tersedu.
Para komedian lain juga turut mengenang Temon. "Beliau itu kakak sekaligus sahabat," kenang Mongol. Daus dan Tarzan menyepakati pendapat Mongol mengenai sosok Temon yang dikenal baik di kalangan komedian.
"Di PaSKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia,Red), beliau humoris dan tidak pelit ilmu," kata Daus.
Editor : Hendra