Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

BPJS Ketenagakerjaan Permudah Akses KPR! Gandeng BSI, Sediakan Tenor sampai 30 Tahun

Zalzilatul Hikmia • Minggu, 12 Juli 2026 | 14:58 WIB
Ilustrasi - Foto udara area perumahan di kawasan Tangsel. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Ilustrasi - Foto udara area perumahan di kawasan Tangsel. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas akses kepemilikan rumah bagi para pekerja. Lembaga tersebut kini menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk menyediakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) syariah melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) tersebut di Graha BPJAMSOSTEK, Jakarta, Jumat (10/7).

Melalui kolaborasi itu, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dapat mengakses pembiayaan BSI Griya dengan sejumlah keunggulan. Salah satunya, kepastian angsuran tetap hingga masa pembiayaan berakhir serta pilihan tenor yang fleksibel hingga 30 tahun. Skema tersebut diharapkan membantu pekerja menjaga stabilitas arus kas bulanan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyatakan, lembaganya ingin menghadirkan value beyond protection, yakni manfaat yang tidak hanya memberikan perlindungan saat pekerja menghadapi risiko, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Kami melihat kebutuhan para pekerja terhadap hunian yang layak dan terjangkau masih sangat besar. Karena itu, akses pembiayaannya perlu terus diperluas," ujarnya.

Melalui BSI, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas MLT Perumahan, mulai dari kredit pemilikan rumah (KPR), pinjaman renovasi perumahan (PRP), pinjaman uang muka perumahan (PUMP), hingga kredit konstruksi (KK) untuk mendukung pembangunan perumahan bagi peserta.

Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan, sejak 2017 hingga Mei 2026, realisasi MLT Perumahan telah mencapai 7.111 unit dengan total nilai manfaat Rp4,86 triliun.

Dukung Pengurangan Backlog Perumahan

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kemitraan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan nasional. Menurut dia, sektor perumahan memiliki multiplier effect yang besar karena mampu menggerakkan berbagai industri turunannya.

"Inovasi layanan BSI Griya sengaja dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang saat ini mendominasi portofolio pembiayaan rumah di BSI. Dengan prinsip syariah, angsuran pembiayaan bisa tetap sehingga perencanaan keuangan keluarga pekerja menjadi lebih terukur," jelasnya.

Anggoro menambahkan, pembiayaan BSI Griya terus mencatat pertumbuhan positif. Hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan produk tersebut telah mencapai Rp60,80 triliun.

Editor : Hendra
#kpr #bank syariah indonesia #bpjs ketenagakerjaan