Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Masih Dianggap Investasi Paling Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Andrianto Wahyudiono • Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB
Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Antam Setiabudi One, Jakarta, Rabu (15/10/2025). ANTARA FOTO/Reno Esnir/sgd/tom.
Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Antam Setiabudi One, Jakarta, Rabu (15/10/2025). ANTARA FOTO/Reno Esnir/sgd/tom.
 
JawaPos.com – Ketidakpastian ekonomi dan gejolak pasar keuangan membuat masyarakat kembali mencari instrumen investasi yang dianggap paling aman. Emas menjadi pilihan utama. Tren tersebut terlihat dari lonjakan pembiayaan cicil emas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang hampir dua kali lipat dalam setahun terakhir.
 
Hingga April 2026, pembiayaan cicil emas BSI mencapai Rp 16,93 triliun atau tumbuh 97,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan itu menunjukkan minat masyarakat terhadap investasi emas masih sangat tinggi di tengah kekhawatiran terhadap inflasi dan fluktuasi pasar keuangan.
 
”Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah pada instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi. Potensi inilah yang kami garap untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI,” ujar Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna.
 
Di sisi lain, BSI terus memperkuat ekosistem bisnis emas setelah memperoleh status sebagai bank bulion. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas kerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk dalam penyediaan pasokan emas.
 
Kerja sama tersebut merupakan pengembangan dari kemitraan yang telah berlangsung lebih dari sepuluh tahun. Kolaborasi tidak hanya mencakup penyediaan emas fisik, tetapi juga penguatan distribusi melalui kanal digital, pemasaran bersama, hingga edukasi investasi emas kepada masyarakat.
 
Sepanjang 2025, BSI tercatat menyerap lebih dari 60 persen penjualan emas Antam pada kategori pihak berelasi. Secara keseluruhan, kontribusi BSI mencapai sekitar 11 persen dari total penjualan emas Antam.
 
”Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem emas yang lebih kuat sekaligus mendukung monetisasi emas nasional secara berkelanjutan,” pungkas Anton. 
 
Editor : Hendra
#cicil emas #BSI #emas