Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Paspor Jemaah Haji Ditemukan Berserakan di Serpong Tangsel, Menhaj Mochammad Irfan Yusuf Beri Penjelasan 

Hilmi Setiawan • Selasa, 9 Juni 2026 | 14:27 WIB
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf (dua dari kanan) memberikan keterangan pers di sela penyambutan kedatangan Musyrif Diny di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (9/6). (Hilmi/Jawa Pos)
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf (dua dari kanan) memberikan keterangan pers di sela penyambutan kedatangan Musyrif Diny di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (9/6). (Hilmi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Warga Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan dengan penemuan tumpukan paspor. Dari foto yang beredar, paspor yang berserakan itu disebut-sebut punya jemaah umrah atau haji. Dugaan ini menguat karena saat ini sedang musim operasional haji.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf memberikan penjelasan soal temuan paspor tersebut. "Keberadaan paspor-paspor itu tentu bukan domain atau kewenangan kami di Kementerian Haji dan Umrah," kata Irfan di sela penyambutan kedatangan Musyrif Diny (penasehat keagamaan) Haji di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (9/6).

Gus Irfan mengatakan urusan paspor itu merupakan kewenangan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen-Imipas). Jadi dia menegaskan untuk informasi yang valid apakah yang berserakan itu paspor masih aktif atau sudah kadaluarsa, merupakan kewenangan dari Kemen-Imipas.

Secara aturan paspor yang berserakan itu bukan milik jemaah haji yang berangkat tahun ini. Karena untuk bisa melaksanakan ibadah haji, jemaah wajib membawa paspor asli dan masih berlaku. Dalam perkembangan, paspor yang ditemukan berserakan di Serpong itu hanya bagian sampul. Informasi lainnya, paspor tersebut sudah kadaluarsa.

Seperti diketahui saat ini operasional haji memasuki fase kepulangan. Pada gelombang pertama, rute pemulangan dari Jeddah menuju tanah air. Berikutnya rute pemulangan dari Madinah ke tanah air. Penerbangan pemulangan jemaah haji berlangsung sampai 30 Juni. Pada 1 Juli seluruh jemaah sudah tiba di Indonesia.

Lebih lanjut Gus Irfan menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Musyrif Diny. Mereka bertugas untuk memberikan panduan keagamaan. Khususnya dari sisi fiqih haji. Harapannya seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalankan oleh seluruh jemaah memenuhi aspek syariah.

Salah satu personel Musyrif Diny yang disambut Gus Irfan adalah Faturrahman Kamal. Dia menyampaikan jemaah haji Indonesia banyak yang masuk kategori berusia lanjut dan beresiko tinggi dari sisi kesehatan. Untuk itu fiqih haji yang diterapkan adalah fiqih yang memudahkan.

"Sehingga jemaah bisa menjalankan dengan baik," tandasnya. 

Editor : Hendra
#Mochammad Irfan Yusuf #Menteri Haji dan Umrah #haji #tangerang #paspor