Lifestyle News Pendidikan Tangsel Update Photo Video

Ramos Horta Dorong ASEAN Perkuat Peran Perdamaian, Presiden Timor Leste Soroti Konflik Myanmar

Hilmi Setiawan • Minggu, 7 Juni 2026 | 08:45 WIB
Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta berdialog dalam diskusi di Jakarta. (Dok. ERIA)
Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta berdialog dalam diskusi di Jakarta. (Dok. ERIA)

JawaPos.com - Presiden Timor Leste José Ramos Horta berharap ASEAN memiliki peran yang lebih kuat dalam menjaga perdamaian kawasan, terutama untuk membantu penyelesaian konflik di Myanmar. Sebagai anggota termuda ASEAN, Timor Leste juga mendorong organisasi regional tersebut menjadi kekuatan yang mampu menjaga stabilitas dan kemakmuran bersama.

Harapan besar terhadap ASEAN itu disampaikan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta. Timor Leste sendiri baru dikukuhkan sebagai anggota ke-11 ASEAN pada 26 Oktober 2025 lalu. Ramos menuturkan banyak tokoh perdamaian yang jauh lebih memahami soal ASEAN. Di antara yang disebut adalah Jusuf Kalla.

 "Jika mereka belum menemukan solusi yang baik untuk perdamaian Myanmar, izinkan saya menjelaskan tentang surga (kedamaian)," tutur Ramos dalam keterangannya (4/6).

Dia menyampaikan tidak memahami konsep meraih surga atau perdamaian di kalangan umat Islam, Buddha, maupun Hindu. Karena dia merupakan pemeluk Katolik yang taat. Baginya untuk menuju surga bagi umat Katolik cukup mudah.

"Cukup berdoa setiap hari. Kalau melakukan dosa, pergi ke imam untuk meminta pengampunan," katanya disambut hangat peserta diskusi.

Beberapa kali Ramos melontarkan candaan. Diantaranya dia menyebutkan, saking banyaknya agama di ASEAN sehingga mempersulit menciptakan surga atau kedamaian di bumi. "Tetapi harus saya katakan, ini bercanda saja," tuturnya lantas tersenyum.

Ramos menegaskan mewujudkan perdamaian di ASEAN memang penuh tantangan. Tidak mudah. Karena meskipun hanya terdiri sebelas negara, agama yang dianut masyarakat ASEAN sangat beragam. Begitupun dengan etnis atau budayanya. Sehingga perlu upaya yang hati-hati dalam menangani konflik. Khususnya yang bersinggungan dengan agama atau etnis.

Sebaliknya Ramos menuturkan beragamnya latar belakang masyarakat ASEAN juga harus jadi kekuatan. Dia bahkan berharap ASEAN bisa sekuat Uni Eropa. ASEAN harus bisa mewujudkan perdamaian dunia. Di tengah ketegangan atau peperangan yang masih terjadi di sejumlah negara.

Dia menekankan tidak setuju dengan adanya konsep blokade atau embargo ekonomi sebagai bentuk sanksi. "Karena itu seperti menepuk kuda yang sedang sekarat," tandasnya. Ramos mengatakan sanksi diplomasi, seperti tidak diundang pada forum KTT saja sudah cukup.

Dalam kesempatan itu Ramos juga menyinggung soal ekonomi. Dia mengatakan ASEAN harus bisa mewujudkan perdagangan yang adil untuk setiap anggotanya. Selain itu juga mengawal pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh anggotanya. Supaya semua negara ASEAN bisa menuju kemakmuran bersama-sama.

Editor : Hendra
#Presiden Timor Leste #Ramos Horta #asean