JawaPos.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang melibatkan mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) di ruas Tol Cisumdawu KM 207, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.
Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut karena sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan tol yang melintas di lokasi kejadian.
Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB Susanto August Satria mengatakan mobil tangki yang mengalami insiden dalam kondisi layak operasi dan telah melalui pemeriksaan sebelum keberangkatan.
Selain itu, seluruh Awak Mobil Tangki (AMT) yang bertugas juga telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan kebugaran berdasarkan hasil pemeriksaan Fit To Work (FTW).
"Mobil tangki BBM yang dioperasikan oleh Awak Mobil Tangki dalam kondisi layak operasi dan telah melalui pemeriksaan sebelum keberangkatan. Berdasarkan hasil Fit To Work, seluruh awak yang bertugas dinyatakan fit untuk menjalankan tugas distribusi," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh awak mobil tangki dilaporkan selamat dan telah menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai standar yang berlaku.
Dalam proses penanganan, Pertamina mengapresiasi respons cepat berbagai pihak, mulai dari Tim Patroli Jalan Tol, Dinas Pemadam Kebakaran Sumedang, hingga Kepolisian yang melakukan pengamanan lokasi, pemadaman api, evakuasi kendaraan, dan pengaturan arus lalu lintas.
Berkat koordinasi antara Damkar Sumedang, Fire Brigade Pertamina, dan aparat kepolisian, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari dua jam.
Meski terjadi insiden, Pertamina memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan normal. Perusahaan langsung mengerahkan armada pengganti untuk menjaga pasokan BBM ke sejumlah SPBU di wilayah Sumedang dan sekitarnya.
"Kami memastikan stok BBM di SPBU wilayah Sumedang dan sekitarnya tidak terganggu karena Pertamina JBB langsung mengirimkan armada pengganti untuk menjaga keandalan pasokan energi kepada masyarakat," katanya.
Saat ini Pertamina Patra Niaga Regional JBB juga tengah melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus memastikan seluruh aspek keselamatan, keandalan armada, serta prosedur operasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor : Hendra