JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari berkunjung ke redaksi Jawa Pos di Gedung Graha Pena, Jakarta, kemarin (8/5). Kunjungan tersebut diisi dengan silaturahmi dan diskusi mengenai perkembangan media, tugas komunikasi pemerintah, hingga promosi mobil nasional Maung.
Qodari menyebut, kondisi industri media saat ini sudah jauh berubah dibandingkan 20 hingga 30 tahun lalu. Dia menilai Jawa Pos memiliki kekuatan besar melalui jaringan luas media di daerah.
Qodari juga sempat memaparkan perkembangan new media atau media baru yang tengah ramai jadi perbincangan. Menurut dia, media baru perlu diiringi standar kualitas seperti yang diterapkan media konvensional.
“Saya melihat konvergensi dari media massa konvensional. Media baru kemudian mengadopsi standar kualitas yang ada di media konvensional,” katanya.
Qodari menambahkan, pemerintah juga terus mendorong kelembagaan media baru agar memiliki tanggung jawab dan kualitas yang jelas. Dia juga menjelaskan, tugas utama Bakom adalah memastikan program-program Presiden Prabowo Subianto dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
Otomotif Nasional
Dalam kesempatan itu, Qodari turut menanggapi langkah Presiden Prabowo membawa mobil Maung saat menghadiri KTT ASEAN di Cebu, Filipina. Menurutnya, Maung merupakan simbol kemandirian industri otomotif nasional.
“Pak Prabowo ingin agar kita sebagai bangsa itu punya industri otomotif yang bagus dan kompetitif,” katanya.
Qodari mengatakan, langkah membawa Maung ke forum internasional merupakan bentuk promosi kemampuan industri nasional Indonesia. Menurutnya, Indonesia harus berani melakukan terobosan teknologi dan industri.
Dia juga membuka peluang penggunaan Maung dalam kunjungan luar negeri lainnya. Tentu dengan mempertimbangkan situasi, jarak, serta aturan di masing-masing negara tujuan.