JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyampaikan bahwa puncak musim hujan tahun 2026 di Ibu Kota diperkirakan terjadi pada bulan Maret. Prediksi ini tidak hanya berdasarkan data, tetapi juga pengalaman dari musim hujan tahun sebelumnya.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa meskipun berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan 2026 berada pada bulan Januari-Februari, kondisi tahun 2025 menunjukkan bahwa masih ada kemungkinan bulan Maret menjadi puncak bahkan dengan intensitas yang lebih ekstrem.
Untuk mengantisipasi kondisi cuaca tersebut, BPBD DKI Jakarta secara terus-menerus melakukan analisis terhadap situasi cuaca di wilayah Jakarta. Hasil analisis ini selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan terkait langkah-langkah penanggulangan bencana yang perlu dilakukan, termasuk dalam hal pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).